terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Arab Saudi Bakal Investasi di RI hingga Rp 437 T, Ini Deretan Proyeknya - my blog
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud, di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu (2/7). Foto: : Kementerian Media Arab Saudi
Pemerintah Indonesia tengah memperkuat hubungan bilateral dengan Arab Saudi. Ini terjadi lewat penandatanganan sejumlah perjanjian kerja sama strategis senilai total USD 27 miliar atau sekitar Rp 437 triliun.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS), dalam kunjungan bilateralnya ke Arab Saudi.
Salah satu kesepakatan utama datang dari kolaborasi antara Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dengan ACWA Power, perusahaan energi terbesar di Arab Saudi yang dikenal sebagai pionir global dalam pengembangan hidrogen hijau dan energi terbarukan, serta merupakan perusahaan desalinasi air swasta terbesar di dunia.
Kedua negara menandatangani nota kesepahaman atau MoU senilai USD 10 miliar atau sekitar Rp 162 triliun untuk mempercepat transisi energi di Indonesia.
Kerja sama ini membuka peluang investasi di berbagai proyek strategis seperti pembangkit listrik energi terbarukan, turbin gas siklus gabungan, hidrogen hijau, hingga proyek penyulingan air laut.
Selain Danantara, ACWA Power juga menandatangani perjanjian dengan PT Pertamina dengan nilai investasi serupa, yakni sebesar USD 10 miliar. Kolaborasi dengan BUMN energi tersebut difokuskan pada pengembangan proyek-proyek energi bersih, termasuk konversi gas menjadi listrik, pemanfaatan teknologi hidrogen hijau, serta peningkatan kapasitas operasional dan pemeliharaan (O&M).
Keseluruhan inisiatif ini memperkuat komitmen pemerintah dalam mempercepat pencapaian target bauran energi nasional, yang ditetapkan mencapai 34 persen energi terbarukan pada tahun 2034 dan meningkat hingga 87 persen pada 2060.
CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebut kerja sama ini sebagai bukti konkret kontribusi Indonesia dalam mendukung transisi energi di tingkat global.
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud, di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu (2/7). Foto: Kementerian Media Arab Saudi
"Penandatanganan MoU senilai USD 10 miliar atau sekitar Rp 162 triliun ini merupakan bentuk nyata komitmen kami untuk mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia," tulis Rosan dalam akun Instagram pribadinya @rosanroeslani, dikutip Minggu (6/7).
Rosan pun menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta transisi energi global. Melalui kolaborasi dengan mitra internasional seperti ACWA Power, proyek energi nasional akan mendapat dukungan teknologi canggih dan pendanaan besar.
Selain sektor energi, kedua negara juga bersepakat mendorong investasi di bidang farmasi, vaksin, teknologi kesehatan, serta peningkatan kapasitas SDM di sektor kesehatan.
Kedua negara juga turut menyampaikan komitmen untuk memperkuat kerja sama kesehatan, khususnya dalam pemenuhan standar kesehatan bagi jemaah haji dan umrah.
"Serta mendukung investasi di sektor kesehatan melalui kerja sama di bidang farmasi, vaksin, dan industri teknologi kesehatan, serta pengembangan sumber daya manusia," dikutip dari keterangan resmi setkab.go.id, Minggu (6/7).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar