terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
6 Menko Minta Tambahan Anggaran 2026 ke Sri Mulyani, dari Zulhas hingga AHY - my blog
Enam Menteri Koordinator (Menko) di bawah pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto mengajukan tambahan anggaran untuk tahun 2026. Mereka menyampaikan usulan tersebut dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senin (7/7).
Dalam rapat itu, enam dari tujuh Menko hadir langsung memaparkan rencana kebutuhan anggaran Kementerian Koordinator masing-masing. Hanya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang absen karena sedang mendampingi Presiden Prabowo ke Brasil.
Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, mengatakan Banggar terbuka atas permintaan para Menko tersebut.
"Secara proporsional kami sungguh-sungguh akan memperhatikan berbagai masukan dan memberikan dukungan penuh kepada menko kita yang hadir. Sebelum nota keuangan disampaikan atau ketika nota keuangan disampaikan, Insyaallah pagu keuangan para menko setidaknya akan memenuhi harapan," ujar Said dalam rapat tersebut.
Ketua DPP PDIP Said Abdullah di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (12/2/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan
Berikut daftar usulan tambahan anggaran dari enam Kemenko untuk tahun 2026:
1. Kemenko Bidang Pangan
Dipimpin oleh Zulkifli Hasan (Zulhas), kementerian ini mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp 272,9 miliar.
Pagu awal: Rp 137 miliar
Tambahan diminta: Rp 272,9 miliar
Total usulan anggaran: Rp 410 miliar
2. Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Cak Imin selaku Menko mengajukan tambahan anggaran hampir setara dengan pagu awal.
Pagu awal: Rp 223,9 miliar
Tambahan diminta: Rp 276,1 miliar
Total usulan anggaran: Rp 500,1 miliar
3. Kemenko Bidang Politik dan Keamanan
Dipimpin Budi Gunawan, kementerian ini mengusulkan penambahan paling besar.
Pagu awal: Rp 126,6 miliar
Tambahan diminta: Rp 602,2 miliar
Total usulan anggaran: Rp 728,8 miliar
4. Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)
Di bawah Pratikno, Kemenko PMK mengajukan tambahan lebih dari dua kali lipat pagu awal.
Pagu awal: Rp 106,9 miliar
Tambahan diminta: Rp 207,2 miliar
Total usulan anggaran: Rp 314,1 miliar
5. Kemenko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
Dipimpin Yusril Ihza Mahendra, kementerian ini juga mengajukan
tambahan cukup besar.
Pagu awal: Rp 124,6 miliar
Tambahan diminta: Rp 100,6 miliar
Total usulan anggaran: Rp 225,2 miliar
6. Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
Agus Harimurti Yudhoyono meminta tambahan Rp 200,2 miliar.
Pagu awal: Rp 115,7 miliar
Tambahan diminta: Rp 200,2 miliar
Total usulan anggaran: Rp 315,9 miliar
Seluruh usulan ini akan dibahas lebih lanjut oleh Kementerian Keuangan sebelum ditetapkan dalam Nota Keuangan 2026.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar