terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Kuasa Hukum Ungkap Awal Mula Dugaan Motif Klaim Asuransi di Kasus Tewasnya Ripin - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kuasa Hukum Ungkap Awal Mula Dugaan Motif Klaim Asuransi di Kasus Tewasnya Ripin
Jun 10th 2025, 19:10 by kumparanNEWS

Mardi Sijabat, kuasa hukum  keluarga Ripin. Foto: Dok. Pribadi
Mardi Sijabat, kuasa hukum keluarga Ripin. Foto: Dok. Pribadi

Kuasa Hukum Ripin, Mardi Sijabat, mengungkap awal mula keluarga menduga adanya motif klaim asuransi dalam tewasnya Ripin (23 tahun) di Deli Serdang, Sumut.

Ripin sebelumnya disebut-sebut tewas jadi korban tabrak lari usai diajak pergi tantenya, JW, selama 3 hari.

Mardi menjelaskan, kecurigaan bermula ketika mengingat ayah Ripin yang meninggal pada 2020 lalu. Saat itu, kata Mardi, ayah Ripin meninggal setelah diberi minuman bersoda oleh JW.

"Berdasarkan keterangan keluarga korban ayah Ripin meninggal tahun 2020. Awalnya minum minuman bersoda Sprite yang diberikan terlapor dan berbusa dan tewas, dan yang bersangkutan diasuransikan terlapor," kata Mardi kepada wartawan, Selasa (10/6).

Berkas asuransi milik Ripin (23) yang tewas janggal di Deli Serdang, Sumatera Utara. Foto: Dok. Istimewa
Berkas asuransi milik Ripin (23) yang tewas janggal di Deli Serdang, Sumatera Utara. Foto: Dok. Istimewa

Kakak Ripin juga meninggal setelah makan mi di rumah JW.

"Joni (abang korban) meninggal di rumah terlapor, di sofa. Malamnya makan mi ,paginya sudah tak bernyawa, diasuransikan terlapor juga, meninggal Maret 2021. Asuransi cair September 2021 sebesar Rp 2 miliar," kata Mardi.

Mardi menjelaskan, mulanya tak ada kecurigaan soal klaim asuransi ini. Hingga pada akhirnya, keluarga kemudian mengecek rekening koran terkait dana kematian Joni.

"Sekarang ini muncul kecurigaan karena kematian Joni itu kan dapat Rp 2 miliar, dan masuk ke rekening Rudy (abang Ripin) sebagai ahli waris," kata Mardi.

"Muncul kecurigaan, sehingga dilihat rekening koran di mobile banking, apa saja yang pernah dilakukan beliau (JW) transaksi karena memang ATM dan buku tabungan Rudy selaku ahli waris berada di tangan bibi," jelasnya.

Namun, Mardi belum merinci mengapa buku tabungan hingga ATM Rudy bisa di tangan JW.

Bantahan JW

Sementara itu, kuasa hukum JW, Darman Yosef, membantah tudingan pembunuhan hingga klaim asuransi. Termasuk membantah soal tudingan Joni meninggal usai makan mi di rumah JW.

"Setahu saya yang saya dapat info dari klien, dia nggak ada lakukan pembunuhan," kata Darman, Senin (9/6).

"Joni meninggal di rumahnya ya kan, dituduh dikasih makan mi, diracun, itu asuransi memang bodoh? Itu setahun loh cairnya, dia [pihak asuransi] cek dulu kan, betul nggak, betul nggak," jelasnya.

Darman mengatakan, yang sebenarnya terjadi adalah Joni datang ke rumah JW dalam keadaan sakit. Ia mengaku belum makan. Alhasil, Joni memakan mi.

Darman bilang, JW memang membiayai asuransi Ripin dan keluarganya. Alasannya, JW punya keuangan yang lebih baik dibanding keluarganya yang lain. JW juga disebut tak hanya membiayai keluarga Ripin, melainkan saudara yang lain.

Selain itu, kata Darman, yang menjadi penerima manfaat asuransi jiwa juga bukan JW. Melainkan Rudy yang merupakan saudara kandung Ripin.

Soal kematian Ripin, Darman menyebut bahwa tewasnya Ripin murni karena kecelakaan saat Ripin turun dari mobil untuk buang air kecil lalu ditabrak.

"Memang itu murni itu ada orang buang air kecil, dia parkir, dia [Ripin] keluar (mobil) ditabrak," kata Darman.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif tewasnya Ripin yang mulanya disebut-sebut akibat kecelakaan lalu lintas itu.

"Masih penyidikan," kata Kasat Reskrim Polres Deli Serdang Kompol Risqi Akbar.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: