terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

5 Kompetensi Sosial Emosional Menurut CASEL dan Contohnya - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
5 Kompetensi Sosial Emosional Menurut CASEL dan Contohnya
Jun 13th 2025, 17:59 by Berita Terkini

Ilustrasi 5 Kompetensi Sosial Emosional Menurut CASEL                                                        Sumber Unsplash/Maria Lupan
Ilustrasi 5 Kompetensi Sosial Emosional Menurut CASEL Sumber Unsplash/Maria Lupan

CASEL merupakan kerangka dasar yang digunakan untuk mengembangkan program pembelajaran sosial dan emosional. 5 Kompetensi sosial emosional menurut CASEL penting untuk membantu kehidupan seseorang dalam bermasyarakat dan bersosialisasi.

CASEL Singkatan dari Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning. CASEL merupakan kerangka kerja dalam pendidikan sosial dan emosional di seluruh dunia.

Penjelasan 5 Kompetensi Sosial Emosional Menurut CASEL

Ilustrasi 5 Kompetensi Sosial Emosional Menurut CASEL                                                        Sumber Unsplash/Jonas Kakaroto
Ilustrasi 5 Kompetensi Sosial Emosional Menurut CASEL Sumber Unsplash/Jonas Kakaroto

CASEL telah menetapkan lima kompetensi untuk membentuk keberhasilan sosial dan emosional bagi manusia. Dikutip dari buku Jejak Para Penggerak, Pendidikan Guru Penggerak (2023), 5 kompetensi sosial emosional menurut CASEL dan contohnya adalah sebagai berikut.

1. Kesadaran Diri

Kesadaran diri merupakan kemampuan untuk memahami perasaan, emosi, dan nilai-nilai diri sendiri, dan bagaimana pengaruhnya pada perilaku diri dalam berbagai situasi dan konteks kehidupan. Contoh kesadaran diri adalah sebagai berikut.

  1. Dapat menggabungkan identitas pribadi dan identitas sosial.

  2. Mengidentifikasi kekuatan/aset diri dan budaya.

  3. Mengidentifikasi emosi-emosi dalam diri.

  4. Menunjukkan integritas dan kejujuran.

2. Manajemen Diri

Manajemen diri adalah kemampuan untuk mengelola emosi, pikiran, dan perilaku diri secara efektif dalam berbagai situasi dan untuk mencapai tujuan dan aspirasi. Contoh manajemen diri, yaitu:

  1. Mengelola emosi diri.

  2. Mengidentifikasi dan menggunakan strategi-strategi pengelolaan stres.

  3. Menunjukkan disiplin dan motivasi diri.

  4. Merancang tujuan pribadi dan bersama.

3. Kesadaran Sosial

Kesadaran sosial, yaitu kemampuan untuk memahami sudut pandang dan dapat berempati dengan orang lain termasuk mereka yang berasal dari latar belakang, budaya, dan konteks yang berbeda-beda. Contoh kesadaran sosial antara lain:

  1. Mempertimbangkan pandangan atau pemikiran orang lain.

  2. Mengakui kemampuan atau kekuatan orang lain.

  3. Mendemonstrasikan empati dan rasa welas kasih.

  4. Menunjukkan kepedulian atas perasaan orang lain.

4. Keterampilan Berelasi

Keterampilan berelasi adalah kemampuan untuk membangun dan mempertahankan hubungan-hubungan yang sehat dan suportif. Contoh keterampilan berelasi adalah sebagai berikut.

  1. Berkomunikasi dengan efektif.

  2. Mengembangkan relasi atau hubungan positif.

  3. Memperlihatkan kompetensi kebudayaan.

  4. Mempraktikkan kerjasama tim dan pemecahan masalah secara kolaboratif.

5. Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab

Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab merupakan kemampuan untuk mengambil pilihan-pilihan membangun yang berdasar atas kepedulian, kapasitas dalam mempertimbangkan standar-standar etis dan rasa aman.

Keputusan diambil dengan mengevaluasi manfaat dan konsekuensi dari bermacam-macam tindakan dan perilaku untuk kesejahteraan psikologis (well-being) diri sendiri, masyarakat, dan kelompok. Contohnya sebagai berikut.

  1. Menunjukkan rasa ingin tahu dan keterbukaan pikiran.

  2. Mengidentifikasi atau mengenal solusi dari masalah pribadi dan sosial.

  3. Berlatih membuat keputusan beralasan dan masuk akal, setelah menganalisis informasi, data, dan fakta.

  4. Mengantisipasi dan mengevaluasi konsekuensi-konsekuensi dari tindakannya.

Baca juga: 5 Tujuan Pembelajaran Emosional dalam Pendidikan

Demikian 5 aspek kompetensi sosial emosional menurut CASEL. Kelima aspek ini dapat memengaruhi dan mencerminkan kompetensi sosial dan emosional seseorang. (DK)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: