terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Pratikno Soal Marak Aksi Premanisme: Pendidikan Berperan Lahirkan Orang Bermoral - my blog
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno usai pengukuhan Anggito Abimanyu sebagai guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (4/2/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno merespons soal maraknya aksi premanisme yang kini kerap berkedok organisasi masyarakat (ormas) dan mengganggu aktivitas ekonomi serta perizinan usaha.
Menanggapi hal itu, ia menekankan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter generasi bangsa. Pratikno menjelaskan meskipun isu ekonomi dan keamanan bukan merupakan ranah Kemenko PMK secara langsung, pihaknya memiliki tanggung jawab besar dalam hal pendidikan dan kepemudaan.
"Ya kalau kami dari sisi kami adalah kami yang bertanggung jawab terkait dengan ini kan pendidikan dan pemuda olahraga. Jadi pendidikan dan kepemudaan. Maka konsentrasi kami adalah sekali lagi bagaimana instrumen pendidikan itu memperkokoh pendidikan, karakter, toleransi, gotong royong, di situ," ujar Pratikno di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (19/5).
Ilustrasi Anak Sekolah di Thailand. Foto: Cat Act Art/Shutterstock
Menurutnya, pendidikan harus lebih dari sekadar mencetak individu yang cerdas dan kompeten secara intelektual. Lebih dari itu, sistem pendidikan nasional harus mampu mencetak manusia yang utuh dan berintegritas.
"Tapi kalau kaitannya dengan ekonomi, kaitannya dengan keamanan itu adalah tanggung jawab dari Kemenko lain. Tapi kami sekali lagi bahwa pendidikan bukan hanya melahirkan orang yang kompeten, orang yang cerdas, tetapi harus sehat baik secara fisik, secara mental, secara moral. Itu yang fondasi yang menjadi tanggung jawab kami," tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi menjelaskan alasan pemberantasan premanisme yang belum menyentuh organisasi masyarakat (ormas).
Ilustrasi preman. Foto: Shutterstock
Ia menjelaskan, pemerintah ingin mengatasi terlebih dahulu tindakan premanisme yang mengganggu proses bisnis. Menurutnya, itu juga yang membuat investor takut untuk menanamkan modalnya karena ada beban biaya tambahan.
"Jadi kalau pertanyaannya kenapa tidak menyentuh ormas, yang ingin diatasi dan dihilangkan oleh pemerintah adalah aksi premanisme. Tindakan premanisme," kata Hasan Nasbi kepada wartawan, di Cemara 6 Galeri, Teotri Heraty Museum, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5).
"Terutama yang awalnya nih ya yang mengganggu proses bisnis. Jadi investor takut masuk ke kita. Orang-orang ingin berusaha itu takut untuk berusaha di kita karena ada biaya-biaya tambahan dan beban-beban tambahan akibat aksi dan ulah premanisme," sambung dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar