terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Komisi II Bicara Tambahan Dana Parpol dari APBN: Biar Tak Kucing-Kucingan - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Komisi II Bicara Tambahan Dana Parpol dari APBN: Biar Tak Kucing-Kucingan
May 23rd 2025, 15:36 by kumparanNEWS

Bendera partai di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Bendera partai di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong menanggapi usulan pimpinan KPK yang mendorong penambahan dana partai politik dari APBN sebagai strategi pencegahan korupsi.

Ia setuju dengan usulan ini, menurutnya ini bisa mensejahterakan partai politik.

"Sehingga partai politik juga tidak kucing-kucingan lagi meminta bantuan dari pihak lain," kata Bahtra saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (23/5).

Menurut politisi Gerindra itu, penambahan dana dari negara dapat menjadi solusi terhadap akar persoalan pendanaan partai yang selama ini cenderung gelap dan rawan korupsi.

"Karena selama ini kan sumber pembiayaan partai politik itu kan selain Rp 1.000 per suara yang dikasih oleh negara, dia hanya mengandalkan iuran. Nah kalau iuran berapa sih? Nah karena dia mengandalkan iuran dari pihak anggota, pada akhirnya nanti pasti sembunyi-sembunyi meminta bantuan oleh pihak lain," katanya.

Bendera partai terpasang di Flyover Mampang, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (17/1). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Bendera partai terpasang di Flyover Mampang, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (17/1). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Usulan ini menurutnya sangat relevan karena partai politik memiliki peran sentral dalam sistem demokrasi sebagai medium yang mempersiapkan calon pemimpin di semua tingkat pemerintahan mulai dari tingkat daerah hingga presiden.

"Partai politik ini adalah pintu masuk untuk merekrut kepemimpinan, baik di tingkat lokal maupun di tingkat nasional Artinya apa? Partai politik tentu membutuhkan biaya untuk melakukan kaderisasi, supaya ke depannya partai politik itu tidak melakukan atau merekrut kader lagi yang sifatnya instan atau comotan," katanya.

Sejumlah bendera partai politik (Parpol) terlihat terpasang di Jalan Layang MT Haryono, Cawang, Jakarta, Rabu (17/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Sejumlah bendera partai politik (Parpol) terlihat terpasang di Jalan Layang MT Haryono, Cawang, Jakarta, Rabu (17/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Sementara situasi saat ini, bagi Bahtra sangat tidak memadai untuk menjalankan fungsi-fungsi strategis partai seperti kaderisasi dan pendidikan politik masyarakat.

"Kita ingin bahwa partai politik menjalankan fungsinya dengan bagus, untuk melakukan kaderisasi tentu dia butuh biaya. Yang kedua adalah partai politik juga kan dalam fungsi pokoknya kan bagaimana melakukan pendidikan politik kepada masyarakat," kata Bahtra.

Meski begitu ia menambahkan bahwa tambahan dana dari negara harus dibarengi dengan pengawasan ketat.

"Tapi yang paling penting adalah pertanggungjawabannya. Itu harus dikawal oleh publik. Atau misalnya kalau perlu audit independen, dananya dipergunakan untuk apa saja," tuturnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: