terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Konten TikTok: AS Berubah di Tangan Trump, Condong ke Rusia - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Konten TikTok: AS Berubah di Tangan Trump, Condong ke Rusia
Feb 28th 2025, 16:53, by Focus, Focus

@kumparan

Dulu jadi pendukung utama Ukraina, bela-belain kasih bantuan militer miliaran dolar, kini balik arah. Setelah tiga tahun perang Rusia-Ukraina, sikap AS mulai berubah. Di bawah Presiden Donald Trump, kebijakan luar negeri AS berubah drastis. Kalau presiden sebelumnya, Joe Biden, bersikeras bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin adalah ancaman buat dunia. Bahkan, sebelum lengser, Biden percepat pengiriman bantuan militer ke Ukraina sampai USD 6 miliar buat pertahankan posisinya di medan perang. Kini, kembalinya Trump ke Gedung Putih bikin AS lebih condong ke Rusia. Terbaru, AS menentang resolusi PBB yang mengutuk invasi Rusia ke Ukraina. Jadi "sekubu" sama Rusia, Korea Utara, dan Belarusia di forum itu. Trump pun blak-blakan bilang kalau Ukraina-lah yang memulai perang. Di tengah panasnya situasi ini, PM Inggris menjadwalkan pertemuan sama Trump. Mau bahas arah kebijakan Washington yang makin menjauh dari Ukraina dan sekutu-sekutunya. #focus #amerikaukraina #news #svl #amerika #ukraina #rusia #militer #donaldtrump #amerikaserikat #joebiden #vladimirputin #diplomasi #info #beritaterkini #berita #infoterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan
@kumparan

Amerika Serikat menolak menyalahkan Rusia atas perang di Ukraina dalam pemungutan suara tiga resolusi di Majelis Umum PBB, Senin (24/2). Sikap itu menandai perbedaan tajam dengan sekutu Eropa di bawah kepemimpinan Donald Trump. Washington bahkan bergabung dengan Moskow dalam menolak resolusi usulan Ukraina yang didukung Eropa yang mengecam agresi Rusia dan menuntut penarikan pasukan. Saat resolusinya sendiri diamendemen Prancis untuk memasukkan pernyataan bahwa Rusia adalah agresor, AS kemudian memilih abstain. Keputusan Trump membuka negosiasi langsung dengan Rusia untuk mengakhiri perang, tanpa melibatkan Ukraina dan sekutu Eropa. Resolusi Ukraina disetujui dengan suara 93-18, sementara 65 negara abstain. Ini menunjukkan penurunan dukungan internasional, dibandingkan pemungutan suara sebelumnya yang melibatkan lebih dari 140 negara menuntut Rusia menarik diri. Sementara itu, resolusi AS, yang awalnya tidak menyebut Rusia sebagai agresor, direvisi atas dorongan Prancis. Tambahan dalam teks menegaskan invasi Rusia sebagai pemicu konflik dan menyerukan perdamaian sesuai Piagam PBB. 📸: Dok. Reuters, AFP. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus #amerikaukraina #news #videonews #amerika #ukraina #rusia #militer #donaldtrump #amerikaserikat #joebiden #vladimirputin #diplomasi #info #beritaterkini #berita #infoterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan
Pertemuan Trump dan Putin di KTT APEC. Foto: Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS
Pertemuan Trump dan Putin di KTT APEC. Foto: Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS
Presiden Vladimir Putin dan Presiden Donald Trump bersalaman. Foto: Reuters
Presiden Vladimir Putin dan Presiden Donald Trump bersalaman. Foto: Reuters
Pertemuan Trump dan Putin. Foto: REUTERS/Carlos Barria
Pertemuan Trump dan Putin. Foto: REUTERS/Carlos Barria

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: