terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
China Lirik Investasi di Batang & Bintan, Bisa Serap 100 Ribu Pekerja - my blog
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Forum Bisnis Kadin Indonesia-Rusia di Hotel Raffles Jakarta, Senin (14/4/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Pemerintah Indonesia dan China memperkuat kemitraan strategis lewat penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) lintas sektor, termasuk industri dan digital. Salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut adalah pengembangan kawasan industri di Batang (Jawa Tengah) dan Bintan (Kepulauan Riau), yang disebut bakal menjadi bagian dari proyek Two Countries Twin Parks bersama kawasan industri di Fujian, China.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, kerja sama ini dirancang untuk memperluas konektivitas ekonomi kedua negara, sekaligus memperkuat rantai pasok antara Indonesia dan China. Dalam pengembangan tahap awal, kawasan industri Batang ditargetkan untuk menjadi Sichuan Indonesia
"Itu country twin park yang kami jadwalkan itu yang di Batang, yang di seluas 500 hektare (Ha) dan didorong untuk menjadi Sichuan-nya Indonesia. Kemudian ada lagi di Bintan, Bintan itu di industrial estate di Bintan. Kemudian yang di China-nya itu di provinsi Fujian. Jadi itu ada tiga parks yang dikerjasamakan," ujar Airlangga di Istana Negara, Minggu (25/5).
Airlangga mengatakan, proyek pengembangan di Batang disebut akan menyerap investasi awal sebesar USD 3 miliar. Selain itu, pemerintah menargetkan kawasan tersebut bisa menyerap lebih dari 100.000 tenaga kerja, sebuah capaian yang diyakini akan berdampak langsung pada perekonomian lokal dan nasional.
"Di Batang harapannya betul lebih dari 100.000 orang bisa dipekerjakan di sana," katanya.
Tak hanya membuka lapangan kerja, kerja sama ini diharapkan juga bisa mempersempit defisit neraca perdagangan Indonesia dengan China. Pada Maret 2025, defisit perdagangan non-migas dengan China tercatat mencapai USD 10 miliar. Pemerintah berharap, melalui peningkatan investasi langsung dari mitra strategis seperti China, tekanan defisit ini bisa dikompensasi oleh manfaat jangka panjang di sektor hilir.
"Kita total berbeda [selisih] dengan mereka [China] itu sekitar 10 billion," kata Airlangga, merujuk pada nilai defisit neraca perdagangan tersebut.
Dalam konteks kerja sama strategis, Airlangga menekankan, peningkatan investasi akan memperkuat kontribusi sektor industri terhadap pertumbuhan ekonomi domestik. Selain itu, pemerintah juga mengaitkan proyek ini dengan agenda pembangunan nasional lainnya seperti program makan bergizi gratis, swasembada energi, dan proyek giant sea wall yang sedang dalam tahap persiapan.
"Ya tentu investasi akan masuk. Dan juga ada komitmen untuk memperkuat supply chain kedua negara," tegasnya.
Target peningkatan perdagangan dan investasi, meski belum disebutkan dalam angka pasti, akan terus didorong. "Investasi juga jalan terus. Ya targetnya pasti kita akan dorong," ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar