terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Apakah AS Akan Cabut Status Kewarganegaraan Paus Leo XIV? - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Apakah AS Akan Cabut Status Kewarganegaraan Paus Leo XIV?
May 26th 2025, 14:36 by kumparanNEWS

Paus Leo XIV tiba dengan popemobile untuk menghadiri misa perdananya di Vatikan, Minggu (18/5/2025). Foto: Yara Nardi/REUTERS
Paus Leo XIV tiba dengan popemobile untuk menghadiri misa perdananya di Vatikan, Minggu (18/5/2025). Foto: Yara Nardi/REUTERS

Paus Leo XIV mendeklarasikan dirinya sebagai orang Roma setelah menyelesaikan tahapan seremonial terakhir yang mengukuhkan perannya sebagai Uskup Roma yang juga pemimpin negara Vatikan.

Dalam homilinya pada Minggu (25/5), Paus Leo XIV merasakan tanggung jawab yang serius tapi penuh gairah untuk melayani semua orang Roma selama Tahun Suci dan seterusnya.

Paus Leo XIV yang mengenakan jubah kepausan merah formal dan stola brokat kemudian mengutip pernyataan Santo Agustinus.

"Bersama anda saya adalah Kristen, dan untuk anda [saya] seorang uskup," kata Paus Leo XIV sebagaimana diberitakan AP, Senin (26/5).

"Dengan gelar khusus, hari ini saya menyatakan bahwa untukmu dan bersamamu, saya adalah seorang Roma!" ungkapnya.

Kewarganegaraan AS dan Peru Paus Leo XIV Usai Jadi Pemimpin Vatikan

Paus Leo XIV memberikan salam hormat saat memimpin doa Regina Caeli dari atas balkon Gereja Basilika Santo Petrus di Vatikan, Minggu (11/5/2025). Foto: Marko Djurica/Reuters
Paus Leo XIV memberikan salam hormat saat memimpin doa Regina Caeli dari atas balkon Gereja Basilika Santo Petrus di Vatikan, Minggu (11/5/2025). Foto: Marko Djurica/Reuters

Dengan status Paus Leo XIV yang tak hanya pemimpin umat Katolik dunia tapi juga pemimpin negara Vatikan, bagaimana status kewarganegaraan AS pria bernama asli Robert Prevost itu?

Warga negara AS yang bekerja untuk pemerintahan asing tidak secara otomatis berisiko kehilangan kewarganegaraannya. Namun, situs Kementerian Luar Negeri AS menjelaskan bahwa pihaknya mungkin secara aktif meninjau status kewarganegaraan warga AS yang bertugas sebagai kepala negara asing, kepala pemerintahan asing, atau menteri luar negeri.

"Kasus-kasus itu memunculkan pertanyaan rumit tentang hukum internasional, termasuk isu terkait tingkat kekebalan dari yuridiksi AS yang dapat diberikan kepada individu itu," kata kebijakan itu.

Kementerian Luar Negeri AS menolak mengomentari status kewarganegaraan Paus Leo XIV. Juru bicara mengatakan, Kemlu tidak membahas kewarganegaraan individu.

Namun, Mahkamah Agung AS dalam keputusan pada 1980 memutuskan bahwa warga AS tidak dapat dicabut kewarganegaraannya kecuali mereka sendiri yang mencabutnya.

"Kementerian Luar Negeri tidak pernah berpikir anda bermaksud kehilangan kewarganegaraan kecuali anda secara spesifik mengatakannya melalui proses penolakan," kata ahli hukum kewarganegaraan AS, Peter Spiro.

Menurutnya, sulit untuk membantah dengan menjadi paus, Paus Leo XIV berniat untuk melepaskan kewarganegaraan AS.

"Saya pikir kecil kemungkinannya AS bergerak dan mencabut kewarganegaraan paus," kata Spiro.

Tak cuma kewarganegaraan AS, Paus Leo XIV juga punya kewarganegaraan Peru. Ia mendapat status warga negara Peru pada Agustus 2015, satu bulan sebelum Paus Fransiskus menunjuknya sebagai Uskup Chiclayo. Untuk mendapatkan status warga negara, dia harus tinggal di Peru selama setidaknya 2 tahun dan lulus ujian kewarganegaraan.

Wakil Direktur Arsip Pendaftaran di Pendaftaran Nasional Identitas dan Status Sipil Peru, Jorge Puch, mengatakan hukum negaranya tidak mempermasalahkan status warga negara Paus Leo XIV.

"Itu adalah hal yang paling terpuji yang dilakukan oleh Paus Agung kita yang terkasih: menginginkan kewarganegaraan Peru meski bukan orang Peru dari lahir," kata Puch.

Paus Leo XIV yang baru terpilih, Kardinal Robert Prevost muncul di balkon Basilika Santo Petrus, Vatikan, Kamis (8/5/2025). Foto: Guglielmo Mangiapane/REUTERS
Paus Leo XIV yang baru terpilih, Kardinal Robert Prevost muncul di balkon Basilika Santo Petrus, Vatikan, Kamis (8/5/2025). Foto: Guglielmo Mangiapane/REUTERS

Status Kewarganegaraan Paus Pendahulu Paus Leo XIV

Tidak jelas apa yang terjadi dengan status kewarganegaraan para paus pendahulu Paus Leo XIV. Informasi itu tidak diungkapkan Vatikan.

Paus Fransiskus memperbarui paspornya di negara asalnya, Argentina, pada 2014 -- satu tahun setelah menjadi paus. Sementara Paus Benediktus XVI yang lahir di Jerman dan Paus Yohanes Paulus II yang merupakan orang Polandia tidak pernah secara terbuka melepaskan kewarganegaraan negara asal mereka.

Pakar Katolik Amerika dan profesor sejarah Universitas Syracuse, Margaret Susah Thompson, mengaku ragu Paus Leo XIV akan melepas status kewarganegaraan AS. Namun, ia yakin paus pertama AS itu mengirim sebuah pesan ketika menyampaikan pidato perdananya dalam bahasa Italia dan Spanyol, tanpa menggunakan bahasa Inggris.

"Saya rasa dia ingin menegaskan bahwa dia adalah paus Gereja Katolik yang universal, dan bukan warga AS yang memegang jabatan itu," kata Thompson.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: