terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Anggota Komisi VIII Soroti Pesawat Jemaah Haji: 2x Transit, Perjalanan 19 Jam - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Anggota Komisi VIII Soroti Pesawat Jemaah Haji: 2x Transit, Perjalanan 19 Jam
May 19th 2025, 19:39 by kumparanNEWS

Anggota Komisi VIII DPR dari PDIP Selly Andriany Gantina. Foto: Youtube/ TVR Parlemen
Anggota Komisi VIII DPR dari PDIP Selly Andriany Gantina. Foto: Youtube/ TVR Parlemen

Anggota Komisi VIII DPR RI dari PDIP Selly Andriany Gantina, menyoroti adanya keterlambatan maskapai jemaah haji hingga 19 jam. Hal itu disampainya dalam rapat dengan Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umrah

"(Dari) JKS (embarkasi Jakarta dan Bekasi) 23 dari Jawa Barat mereka mengalami keterlambatan, terlambatnya bukan 1,2 jam tapi mereka sudah terbang, kemudian mereka ditransitkan di India karena ada technical machine. Kemudian setelah naik lagi, mereka juga transit lagi, kedua kalinya, maka ini menjadi catatan nih buat kami kepada maskapai-maskapai," kata Selly dalam rapat Komisi VIII DPR RI dengan Dirjen PHU Kemenag, Senin (19/5).

Selly meminta pemerintah tegas memastikan para maskapai memberikan kompensasi yang layak untuk para jemaah. Apalagi, mayoritas jemaah asal Indonesia adalah lansia.

"Setiap keterlambatan di atas dua jam harus diberikan kompensasi makan, ini hampir sampai dengan 19 jam dan yang kita pikirkan adalah lansia bagaimana dengan mereka ini menjadi catatan saya," katanya.

Sementara itu Hilman Latief pun mengatakan pihaknya sudah menegur maskapai terkait.

"Untuk penerbangan kami sudah tegur Bu," kata Hilman dalam rapat.

Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin (19/5/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin (19/5/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen

Hilman pun menjelaskan bahwa keterlambatan disebabkan karena maskapai mengalami kendala teknis sehingga harus transit di Banglore, India kemudian transit lagi di Dammam.

"Di satu maskapai katanya ada masalah. Dia sempat mendarat di India di Banglore ya, di Bangalore naik lagi ternyata mendarat lagi di Dammam, baru kemudian ke Madinah ya. Mereka sudah mengirimkan pernyataan resmi dan tim kami nanti akan mengakumulasikan beberapa hal yang dianggap menyimpang itu," ujar Hilman.

Lebih lanjut Hilman menyebut, sudah ada konsekuensi dan penandatangan kontrak dengan maskapai terkait delay.

"Kita sudah punya perjanjian terkait dengan konsekuensi, bila ada terjadi keterlambatan yang misalnya 2 jam konsekuensinya apa, 4 jam apa."

"Kita sudah berkontrak sama mereka dan kita akan selesaikan," katanya.

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDP) Komisi VIII dengan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin (19/5/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan
Rapat Dengar Pendapat Umum (RDP) Komisi VIII dengan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin (19/5/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan

Setelah diskusi soal itu, Selly juga bertanya: apa benar maskapai itu transit hanya untuk mengganti kru pesawat.

"Intinya begini pimpinan, izin pimpinan, kalau alasan dia kan dia sudah transit India kemudian dia transit lagi hanya gara-gara ganti kru itu harusnya jangan mengorbankan jemaah. Hanya untuk mengganti kru. Nah ini harus ada punishment juga nih buat Saudi," kata Selly.

Hilman pun pihaknya sudah meminta penjelasan ke maskapai terkait itu. Ia mengatakan mekanisme penggantian kru ini sudah menjadi catatan dan akan dikaji lebih lanjut.

"Ini sudah jadi catatan kami Bu, karena waktu itu, saya langsung malam itu juga ketika dapat kabar langsung saya telepon ke Saudia untuk meminta penjelasan apa yang terjadi dan surat penjelasannya sudah masuk ke kita yang nanti akan kita kaji," imbuhnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: