terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Wamendagri Bima Arya Setuju Bansos Disetop untuk Jaga Pilkada - my blog
Nov 11th 2024, 14:17, by Abid Raihan, kumparanNEWS
Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Dalam Negeri. Foto: Dok. Dukcapil Foto: Dok. Dukcapil
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II dan Kemendagri, anggota Komisi II fraksi PDIP Deddy Sitorus menyarankan agar Bansos disetop sampai hari H pencoblosan Pilkada serentak 2024.
Deddy beralasan agar bansos tidak disalahgunakan untuk mendongkrak elektabilitas paslon-paslon di seluruh daerah.
Ketika dikonfirmasi, Wamendagri Bima Arya mengaku setuju dengan saran yang diberikan Deddy. Katanya, Kemendagri akan langsung bahas.
"Nanti kami sudah menangkap dengan baik pesannya supaya Bansos ini tidak disalahgunakan. Kami akan langsung lakukan pembahasan begitu ya," katanya, Senin (11/11).
Bima menyebut jangan sampai ada kontroversi di lapangan karena hal ini. Ia pun akan menindaklanjuti saran tersebut.
"Jangan sampai di lapangan itu terjadi kontroversi yang kemudian menimbulkan polemik hukum dan legitimasi dari hasil Pilkada sendiri. Segera kita akan lakukan tindak lanjut dan akan lakukan pembahasan," ujarnya.
Di dalam rapat, Deddy menyebut pemberhentian pemberian bansos oleh Pemda harus dilakukan agar Pilkada menjadi seimbang.
"Satu saran saya pimpinan, kalau bisa karena kan hanya hitungan Minggu ini Pilkada kita, kalau bisa semua bansos-bansos dari pemerintah daerah dihentikan dulu sementara sampai 27 November supaya semua yang bertarung equal, Pak," ujarnya.
"Jadi tidak ada yang diuntungkan, baik itu dari PDIP mau dari mana pun. Mudah-mudahan itu bisa jadi kesimpulan rapat kita," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar