terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
PTBA Tebar Dividen Rp 3,8 Triliun, Investor Cuan Rp 332 per Lembar - my blog
Konferensi Pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bukit Asam di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/6/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan
PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menetapkan rasio dividen atau dividend payout ratio sebesar 75 persen dari laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp 3,8 triliun atau Rp 332 per saham.
Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 yang diselenggarakan hari ini, Kamis (12/6).
Pemegang saham PTBA menyetujui dan menetapkan penggunaan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Tahun Buku 2024 sebesar Rp 5.103.720.015.654, yakni untuk dividen sebesar 75 persen atau sebesar Rp 3.827.790.011.741.
Sementara sisanya sebesar 25 persen atau sebesar Rp 1.275.930.003.913 dicatat sebagai saldo laba yang belum dicadangkan.
Adapun ketentuan pembayaran dividen harus telah diterima oleh para pemegang saham dalam jangka waktu paling lambat 30 hari sejak tanggal keputusan RUPS mengenai dividen diputuskan.
Sebelumnya, PTBA mencatatkan laba bersih Rp 5,10 triliun pada tahun 2024. Angka ini turun 16,3 persen dari perolehan laba bersih pada tahun 2023 sebesar Rp 6,1 triliun.
Ilustrasi PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Foto: Dok PTBA
Sepanjang tahun 2024, PTBA membukukan pendapatan sebesar Rp 42,76 triliun, tumbuh 11 persen secara tahunan (year on year/yoy). Perseroan mencatatkan EBITDA Rp 8,30 triliun, serta total aset perusahaan per 31 Desember 2024 sebesar Rp 41,79 triliun, tumbuh 8 persen secara tahunan.
Corporate Secretary PTBA, Niko Chandra, mengatakan kenaikan pendapatan terutama ditopang oleh penjualan ekspor yang mencapai 20,26 juta ton atau naik 30 persen secara tahunan.
"Penjualan domestik juga meningkat 6 persen secara tahunan menjadi 22,64 juta ton. Total penjualan pada 2024 mencapai 42,89 juta ton atau tumbuh 16 persen secara tahunan," katanya melalui keterangan resmi, dikutip Rabu (9/4).
Penjualan batu bara PTBA didominasi oleh pasar domestik. Namun secara bauran, porsi ekspor semakin meningkat. Saat ini, porsi pasar domestik sebesar 53 persen dan ekspor 47 persen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar