terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Momen Prabowo Cari Pramono Saat Bahas GSW: Tolong Diselidiki Kenapa Tak Hadir - my blog
Presiden RI Prabowo Subianto hadiri peresmian penutupan Konferensi Internasional Infrastruktur Tahun 2025 di JCC Senayan, Jakarta, pada Kamis (12/6/2025). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo membahas tentang program Giant Sea Wall (GSW) saat hadiri dalam penutupan acara International Conference on Infrastructure (ICI). Acara tersebut turut mengundang kepala daerah.
"Saya ingin garisbawahi salah satu proyek infrastruktur yang sangat strategis sangat vital bagi kita, merupakan salah satu megaproyek, harus kita laksanakan adalah Giant Sea Wall, tanggul laut pantai utara Jawa," ujar Prabowo di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (12/6).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air Ika Agustin Ningrum (kedua kiri) meninjau pembangunan tanggul mitigasi banji rob di Jalan Dermaga Ujung, Muara Angke, Jakarta, Kamis (12/6/2025). Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Prabowo lantas sempat mencari sosok Gubernur Jakarta, Pramono Anung, karena proyek GSW juga melibatkan Jakarta. Namun, Pramono tidak tampak hadir.
"Di sini Gubernur DKI hadir tidak? Enggak hadir, waduh ini coba diselidiki kenapa tidak hadir," tutur dia sambil tertawa.
Tanggul setinggi 3,5 meter yang dibangun melalui proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).membentang sepanjang 2,3 kilometer di Jakarta Utara. Nantinya, tanggul ini akan memanjang sampai 120 kilometer. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Meski begitu, Prabowo mengatakan sudah bertemu dengan Pramono. Dari pertemuan itu, Prabowo memastikan Pemprov DKI Jakarta akan mendukung kelanjutan pembangunan Giant Sea Wall.
"Jadi saya bilang DKI harus urunan, pemerintah pusat urunan. Jadi kalo USD 8 miliar. Katakanlah 8 tahun berarti USD 1 miliar satu tahun. Menkeu sudah kelihatan tegang, melihatnya. Tenang bu, DKI nyumbang," seloroh Prabowo kepada Menkeu Sri Mulyani yang juga hadir dalam acara tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar