terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Pertamina NRE-LONGi Luncurkan Proyek Manufaktur Modul Panel Surya di Bekasi - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pertamina NRE-LONGi Luncurkan Proyek Manufaktur Modul Panel Surya di Bekasi
Jun 23rd 2025, 18:28 by kumparanBISNIS

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan LONGi Green Technology Co., Ltd. bekerja sama dalam peluncuran proyek pembangunan fasilitas manufaktur panel surya di Cikarang, Bekasi pada Senin (23/6). Foto: Dok. Pertamina
Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan LONGi Green Technology Co., Ltd. bekerja sama dalam peluncuran proyek pembangunan fasilitas manufaktur panel surya di Cikarang, Bekasi pada Senin (23/6). Foto: Dok. Pertamina

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), bekerja sama dengan LONGi Green Technology Co., Ltd., secara resmi meluncurkan proyek strategis pembangunan fasilitas manufaktur panel surya (Photovoltaic/PV) di Indonesia.

Inisiatif ini mendukung komitmen Pemerintah Indonesia terhadap pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan bertujuan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap modul solar PV di dalam negeri dan kawasan Asia Tenggara.

Fasilitas ini ditargetkan memiliki kapasitas produksi sebesar 1,4 GW per tahun, dan akan menggunakan teknologi terbaru dari LONGi sebagai pemimpin global dalam manufaktur solar PV, Hybrid Passivated Back Contact (HPBC) 2.0 tipe N yang dapat menghasilkan modul surya berdaya efisiensi tinggi.

Lokasi proyek solar PV ini berada di Deltamas, Jawa Barat, merupakan wilayah strategis yang memudahkan distribusi dan rantai pasok dalam proses produksinya. Fasilitas ini nantinya diharapkan dapat menyerap tenaga lokal dan juga meningkatkan perekonomian nasional.

Menurut Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani, proyek strategis ini akan sangat mendukung proses transisi energi di Indonesia yang memang menargetkan bauran energi hingga 34,3% hingga 2034. Enia berharap proyek ini dapat berjalan lancar sehingga dapat mendukung RUPTL dengan target tambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 gigawatt (GW).

"Dari target tersebut, 61% atau 42,6 GW berasal dari pembangkit EBT" terang Enia.

Dalam sambutannya pada acara Project Launching Solar PV Manufacturing, di Delta Mas, Bekasi Jawa Barat, Senin (23/6), Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, Kementerian Investasi/BKPM, Edy Junaedi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi dari LONGi dan Pertamina NRE yang tidak hanya meningkatkan kapabilitas manufaktur Indonesia, tetapi juga dalam mengintegrasikan Indonesia ke dalam rantai pasok global dalam industri energi baru terbarukan.

"Hal ini akan memperkuat dan meningkatkan kolaborasi kedua negara dalam mempercepat transisi energi," ujar Edy.

Menurut data Kementerian Perindustrian kemampuan produksi panel surya dalam negeri saat ini baru sebesar 1.6 GWp per tahun, sehingga dengan proyek ini akan meningkatkan kemampuan produksi nasional hingga 3 GWp agar nantinya dapat mendukung penambahan PLTS sesuai target pemerintah sebesar 300-400 GWp di tahun 2060.

Sementara itu, CEO Pertamina NRE, John Anis menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam transisi energi di Indonesia.

"Dengan membangun kapasitas manufaktur lokal, kami ingin memperkuat rantai pasok solar PV dalam negeri, menurunkan biaya produksi, dan menciptakan lapangan kerja hijau yang berkeahlian tinggi," tambah John.

Menurut VP Longi Global, Dennis She kerja sama ini merupakan peluang bagi Longi dalam mengembangkan bisnis dalam industri energi di Asia Tenggara.

"Dengan kerja sama ini kami harap bisa terus mendukung target transisi energi di Indonesia dengan saling berbagi pengetahuan dan teknologi dalam industri solar PV," ujar Dennis

Pemerintah Indonesia telah memiliki peta jalan tentang potensi peningkatan permintaan solar PV hingga tahun 2035, sehingga proyek ini dinilai sangat potensial dan akan mendukung realisasi pengembangan proyek PLTS dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) "terhijau", mendukung pengembangan industri supply chain seperti solar cell serta mendukung pengembangan proyek hidrogen hijau (green hydrogen) ke depannya.

Penandatanganan proyek pembangunan fasilitas manufaktur panel surya Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan LONGi Green Technology Co., Ltd. di Cikarang, Bekasi pada Senin (23/6). Foto: Dok. Pertamina
Penandatanganan proyek pembangunan fasilitas manufaktur panel surya Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan LONGi Green Technology Co., Ltd. di Cikarang, Bekasi pada Senin (23/6). Foto: Dok. Pertamina

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menambahkan, langkah Pertamina NRE dalam mendorong pengembangan energi transisi merupakan upaya proaktif Pertamina dalam mendukung target swasembada energi dan net zero emission (NZE) pemerintah.

"Sejalan dengan program Pertamina sebagai pemimpin energi transisi, Pertamina berharap proyek pembangunan fasilitas manufaktur panel surya ini dapat memperkuat ekosistem energi transisi di Indonesia," jelas Fadjar.

Proyek strategis ini merupakan langkah Pertamina NRE untuk terus mendukung visi pemerintah untuk Net Zero Emission 2060 dengan bisnis hijau dan berkelanjutan serta terus menjaga Asta Cita Presiden Prabowo guna mencapai kedaulatan energi di Indonesia.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: