terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Perkuat Nasabah Ritel Jadi Strategi Bisnis BSI di Tengah Konflik AS vs Iran - my blog
Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna di kantornya, Rabu (5/3/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan
Di tengah ketidakpastian global akibat memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membeberkan fokus strateginya untuk memperkuat basis nasabah ritel dan menggarap pasar dengan nilai syariah yang khas, seperti haji, umrah, dan emas.
Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan strategi utama BSI pada tahun ini diarahkan untuk membangun fondasi nasabah yang sesuai dengan karakter bisnis ritel syariah yang diusung perseroan.
"Strategi kita di tahun ini yang harus kita kuatkan terutama adalah membangun customer base yang kuat," ucap Anton kepada wartawan, usai konferensi pers BSI International Expo 2025 di Jakarta Selatan, Senin (23/6).
Karyawan menggunakan mesin penghitung uang di BSI Kantor Cabang The Tower, Jakarta, Kamis (13/3/2025). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO
Anton menjelaskan penguatan basis nasabah dinilai penting untuk menjaga biaya dana (cost of fund) agar tetap efisien. Nasabah-nasabah ritel disebut menjadi kunci dalam strategi ini.
BSI juga bakal lebih fokus pada segmen pasar yang sejalan dengan nilai-nilai syariah, seperti layanan haji dan umrah serta bisnis emas, ketimbang bersaing di segmen pasar yang sudah padat persaingan (red ocean).
"Daripada kita ribut bersaing dengan sesuatu yang mungkin sekarang sudah red ocean begitu, kita akan masuk. Masuk ke mana? Ke yang memang sesuai dengan ini kita sebagai bank syariah. Itu yang ada syariah value-nya. Terutama haji umrah ya. Kemudian juga di bisnis emas. Yang baru dititipkan saat ini memang ke bank syariah," jelasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar