terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Gubernur California Kecam Trump Imbas Rusuh LA: Tindakan Diktator! - my blog
Gubernur California, Gavin Newsom. Foto: Mike Blake/REUTERS
Bentrokan tak cuma terjadi di jalanan Los Angeles pada Minggu (8/9). Pertikaian juga terjadi antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump melawan Gubernur California Gavin Newsom.
Perseteruan dua politikus beda partai itu dipicu pengerahan 2000 prajurit Garda Nasional ke LA demi meredam rusuh. Newson, politikus ternama dari Partai Demokrat, menyebut tindakan Trump ilegal.
Rencananya ribuan Garda Nasional akan ditempatkan ke sejumlah bangunan federal di California. Pengerahan dilakukan di tengah bentrok polisi dan demonstran di berbagai titik belum usai.
Sebuah mobil swakemudi Waymo terbakar dalam sebuah protes menentang razia imigrasi federal, di pusat kota Los Angeles, California, AS, Minggu (8/6/2025). Foto: David Ryder/REUTERS
Kepolisian Los Angeles (LAPD) telah mengumumkan demo berujung bentrok hingga pembakaran mobil tidak sah. Beberapa demonstran bahkan telah ditangkap.
Saat kondisi LA makin membara Newsom meminta pemerintah federal menarik 2000 tentara Garda Nasional. Dia menyatakan, pengiriman ribuan tentara itu melanggar kedaulatan otonomi wilayahnya.
Newsom kemudian menuduh Trump sengaja menciptakan krisis. Ia bahkan menuding Trump sebagai pemimpin otoriter.
"Ini adalah tindakan seorang diktator, bukan Presiden," kata Newsom lewat unggahan X.
Sesaat setelah komentar Newsom, Gedung Putih membela tindakan Trump demi meredakan kericuhan di kota kedua terbesar di AS itu.
"Setiap orang kini melihat kekacauan dan pelanggaran hukum," ucap Gedung Putih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar