terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Indikator: Ada Mantan Ketum Partai Bilang ‘Sekarang Politik Uang di RI Nomor 1' - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Indikator: Ada Mantan Ketum Partai Bilang 'Sekarang Politik Uang di RI Nomor 1'
May 19th 2025, 19:01 by kumparanNEWS

Burhanuddin Muhtadi. Foto: Facebook/@Burhanuddin Muhtadi
Burhanuddin Muhtadi. Foto: Facebook/@Burhanuddin Muhtadi

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, membeberkan hasil surveinya pada tahun 2014 terkait politik di Indonesia. Salah satunya menunjukkan Indonesia adalah negara nomor 3 dengan praktik politik uang terbesar di dunia.

"Kita hanya kalah dibanding Uganda dan Benin. Ini tentu bukan prestasi yang patut kita banggakan," ujarnya dalam acara diskusi tentang RUU Pemilu di DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat pada Senin (19/5).

Lalu ia pun bercerita, pada tahun 2024, ada seorang mantan ketua umum partai meneleponnya mengenai surveinya itu.

"(Katanya) 'Mas Burhan, Anda harus mengoreksi temuan tahun 2014'. Saya tanya 'kenapa Pak Ketum?'," ucapnya.

Ilustrasi Politik Uang. Foto: ANTARA FOTO
Ilustrasi Politik Uang. Foto: ANTARA FOTO

"Karena berdasarkan evaluasi dan observasi saya, tahun 2024 Indonesia bukan lagi nomor 3 di dunia, tapi nomor 1 sedunia'," sambungnya sambil sedikit tertawa.

Namun tak disebut siapa ketum parpol yang dimaksud.

Burhanuddin kemudian menjelaskan, dalam temuannya di tahun 2014 itu, 3 dari 9 pemilih mengaku memilih karena politik uang.

"Itu yang ngaku ya. Itu membuat banyak caleg terutama yang punya latar belakang non saudagar itu kalah bertarung. Terutama dalam konteks internal," ujarnya.

"Jadi, tingkat politik uang kita 2,5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan rata-rata dunia," sambungnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: