terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
10 WNI yang Dievakuasi dari Yaman Tiba di Indonesia - my blog
10 WNI berhasil dievakuasi dari Yaman dam Tiba di Indonesia, Kamis (22/5/2025). Foto: Dok. Istimewa
Sebanyak 10 Warga Negara Indonesia atau WNI berhasil dievakuasi dari Yaman Utara. Mereka dibawa pulang lantaran eskalasi perang di negara tersebut.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha mengatakan, total sebanyak 14 WNI yang berhasil dievakuasi dari Yaman Utara. Akan tetapi hanya 10 yang mau kembali ke Indonesia.
"Total yang berhasil kita evakuasi untuk gelombang pertama ada 14 WNI. Di mana, 10 WNI yang terdiri dari 9 mahasiswa dan 1 pekerja migran berhasil mendarat di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta. Sementara 4 lainnya memilih menetap," kata Judha di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Kamis, (22/5).
Lanjut dia, proses evakuasi dilakukan selama 35 jam melalui jalur darat dan dilanjutkan dengan jalur udara, hingga tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
"Kita evakuasi melalui jalan darat, tiba di Yaman Selatan, kemudian lanjut ke kota Salalah yang ada di Oman, total perjalanan darat sekitar 35 jam kemudian, dari Salalah menggunakan jalur udara menuju ke Bandara Muscat dan langsung ke Jakarta," ujar Judha.
Nantinya, proses evakuasi WNI akan kembali dilanjutkan di gelombang kedua dengan total 18 WNI.
"Kita masih ada 18 WNI yang akan dievakuasi, saat ini masih proses pendataan administrasi oleh otoritas setempat. Sementara, untuk 10 WNI yang sudah kita evakuasi dan tiba di Indonesia akan segera dipulangkan ke daerah masing-masing di Banten, Jakarta, Jawa Timur, NTB, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan," jelas Judha.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar