terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Alasan Jendela Pesawat Berbentuk Bulat Bukan Kotak, Ini Penjelasan Pilot - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Alasan Jendela Pesawat Berbentuk Bulat Bukan Kotak, Ini Penjelasan Pilot
Nov 20th 2024, 14:55, by Gitario Vista Inasis, kumparanTRAVEL

Jendela pesawat  Foto: Shutter stock
Jendela pesawat Foto: Shutter stock

Saat naik pesawat, traveler pasti pernah melihat bahwa jendela pesawat memiliki desain yang berbeda dengan transportasi lainnya. Kalau bus dan juga kereta api memiliki jendela berbentuk persegi panjang atau kotak, jendela pesawat didesain berbentuk bulat atau oval.

Kamu mungkin pernah bertanya-tanya mengapa jendela pesawat berbentuk bulat tidak didesain kotak seperti transportasi umum lainnya, ya? Pilot ini memberikan penjelasannya.

Lubang Kecil yang Ada di Jendela Pesawat Foto: Flickr / Tamas
Lubang Kecil yang Ada di Jendela Pesawat Foto: Flickr / Tamas

Dilansir New York Post, seorang pilot maskapai American Airlines, Steve, mengatakan desain bundar jendela pesawat mulai digunakan sekitar tahun 1950-an. Dalam video yang diunggah di akun TikTok-nya, Steve menyebut bahwa ada alasan suram kenapa akhirnya jendela pesawat dibuat demikian.

Itu karena banyaknya insiden bencana dalam penerbangan yang disebabkan oleh jendela pesawat bentuk persegi panjang. Jadi, alasan kenapa jendela pesawat dibuat berbentuk bundar adalah untuk membuat kita semua aman.

Jendela pesawat  Foto: Shutter stock
Jendela pesawat Foto: Shutter stock

"Beberapa pesawat dirancang dengan jendela persegi dan di Eropa, saat pesawat mulai terbang lebih tinggi dan membutuhkan lebih banyak tekanan, mereka menemukan masalah," jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa banyak pesawat yang mengalami masalah di udara karena jendela pesawat yang berbentuk persegi. Hal tersebut ternyata bisa membuat retakan tipis di sekitar bagian tepinya karena adanya tekanan pada rangka pesawat.

Jendela pesawat  Foto: Shutter stock
Jendela pesawat Foto: Shutter stock

Ketika retakan ini cukup banyak, ia mengatakan, pesawat bisa saja benar-benar terpecah karena dekompresi atau perbedaan tekanan udara.

Untuk meminimalisir kecelakaan ini saat pesawat mengudara, para teknisi akhirnya membulatkan rangka jendela agar tidak pecah karena tekanan dan menurut pilot tidak pernah ada masalah sejak saat itu.

Banjir Komen Netizen di Media Sosial

@captainsteeeve

Why Airplane Windows Are Rounded: The Surprising Truth Discover the fascinating reason behind the rounded edges of airplane windows. This design change, rooted in safety concerns from the 1950s, prevents catastrophic failures during flight. Join Captain Steve as we explore this crucial engineering evolution. #AirplaneSafety #AviationHistory #EngineeringMarvels #FlightSafety #AerospaceEngineering #CaptainSteve #AirTravelFacts #DesignInnovation #AviationLovers #TravelKnowledge

♬ original sound - CaptainSteeeve

Video yang diunggah Steve tersebut pun sudah ditonton lebih dari 2 juta orang di platform TikTok. Banyak dari netizen yang mengaku lega karena mengetahui alasan di balik desain jendela pesawat.

"Itu sangat masuk akal," kata seorang netizen.

"Terima kasih atas penjelasannya! Semakin banyak yang saya ketahui, semakin mudah untuk terbang," timpal yang lain.

Ilustrasi boarding ke pesawat Foto: Dushlik/Shutterstock
Ilustrasi boarding ke pesawat Foto: Dushlik/Shutterstock

Tak sedikit netizen yang mengucapkan terima kasih karena akhirnya mengetahui alasan tersebut.

"Saya penumpang pesawat yang gampang takut. Namun, setelah menonton TikTok Kapten Steve, saya tidak begitu takut minggu lalu dalam penerbangan saya. Terima kasih!" ujarnya.

Meski Kapten Steve tidak menyebutkan insiden tersebut, tetapi beberapa netizen menduga hal itu merujuk pada Pesawat de Havilland Comet 1 milik Inggris yang bernasib buruk. Kala itu, pesawat tersebut mengalami serangkaian disintegrasi selama penerbangan antara tahun 1953 dan 1954, menurut Federal Aviation Administration.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: