terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Rupiah Melemah, Apa yang Harus Kita Lakukan? - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Rupiah Melemah, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Apr 23rd 2024, 10:36, by Masruroh, BASRA (Berita Anak Surabaya)

Erwin Gunawan Hutapea, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur. Foto: Masruroh/Basra
Erwin Gunawan Hutapea, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur. Foto: Masruroh/Basra

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih melemah, yakni masih berada di k di kisaran Rp 16.200 per dolar AS. Meskipun penurunan nilai rupiah menjadi tanggung jawab pemerintah, akan tetapi masyarakat Indonesia juga dapat membantu pemerintah mengatasi permasalahan ini.

"Upaya yang bisa dilakukan (untuk mendongkrak rupiah) salah satunya adalah kampanye bangga menggunakan produk dalam negeri," ujar Erwin Gunawan Hutapea, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur, saat ditemui Basra usai acara Media Briefing "Penguatan Sinergi untuk Menjaga Stabilitas dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur", Senin (22/4).

Erwin melanjutkan, dengan kampanye bangga menggunakan produk dalam negeri akan dapat mengurangi kebutuhan terhadap pemakaian mata uang dolar. Apalagi banyak produk dalam negeri yang tidak kalah berkualitas dan bahkan sudah menembus pasar internasional.

Erwin menuturkan pelemahan mata uang terhadap dolar tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di beberapa negara lainnya. Hanya saja melemahnya rupiah dianggap masih lebih baik dibanding negara lain.

"Beberapa negara tidak hanya Indonesia, nilai tukar mata uangnya mengalami tekanan terhadap dolar. Secara rata-rata Indonesia relatif masih lebih baik dibanding negara lain," imbuh Erwin.

Kegiatan kolaborasi media briefing ini sendiri kali pertama diselenggarakan bersama 4 pemangku kebijakan ekonomi, moneter, dan keuangan untuk membangun engagement (kesepakatan) dan memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.

"Saya mengharapkan agar kegiatan yang baik ini dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan dengan menggandeng media sebagai partner dalam mengkomunikasikan respons kebijakan terkait dinamika ekonomi terkini kepada publik," tukas Erwin.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: