terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Modal Asing Keluar Rp 4,48 T dari Pasar Keuangan RI di Pekan Pertama Juni 2025 - my blog
Seorang petugas menunjukan pecahan Dolar AS dan Rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang asing di Kwitang, Jakarta, Senin (9/12/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Bank Indonesia (BI) mencatat modal asing keluar atau non-residen jual Rp 4,48 triliun (neto) pada pekan pertama Juni 2025, yakni 2-4 Juni 2025.
Modal asing yang keluar dari pasar saham Rp 3,98 triliun dan pasar Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp 5,69 triliun. Sementara itu, modal asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) mencatatkan masuk Rp 5,19 triliun.
"Selama tahun 2025, berdasarkan data setelmen sampai 4 Juni 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 46,67 triliun di pasar saham dan Rp 19,34 triliun di SRBI, serta beli neto sebesar Rp 46,70 triliun di pasar SBN," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya, Minggu (8/6).
Selain itu, nilai tukar rupiah terjadap dolar AS justru menguat. Pada Kamis (5/6), rupiah dibuka di level (bid) Rp 16,250 per dolar AS, menguat dibandingkan penutupan Rabu (4/6) di level Rp 16.285 per dolar AS.
Imbal hasil (yield) SBN untuk tenor sepuluh tahun juga turun menjadi 6,78 persen pada Kamis (5/6), dari hari sebelumnya 6,81 persen. Adapun yield untuk US Treasury untuk tenor sepuluh tahun sebesar 4,355 persen.
"BI akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," jelasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar