terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Menlu Iran Langsung Terbang ke Rusia untuk Konsultasi dengan Putin - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Menlu Iran Langsung Terbang ke Rusia untuk Konsultasi dengan Putin
Jun 22nd 2025, 18:01 by kumparanNEWS

Presiden Rusia Vladimir Putin berbincang dengan Eks Presiden Iran Ebrahim Raisi setelah pertemuan mereka di Kremlin di Moskow. Foto: Bobylyov / POOL / AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin berbincang dengan Eks Presiden Iran Ebrahim Raisi setelah pertemuan mereka di Kremlin di Moskow. Foto: Bobylyov / POOL / AFP

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi akan terbang ke Moskow pada Minggu sore (22/6) untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, menyusul serangan udara Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklir Iran.

Dalam konferensi pers di sela-sela pertemuan puncak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Istanbul, Araghchi menyampaikan pembicaraan dengan Putin akan berlangsung pada Senin pagi (23/6).

"Saya akan ke Moskow sore ini dan akan mengadakan konsultasi serius dengan presiden Rusia besok," ujar Araghchi, lapor AFP.

Ia menegaskan bahwa Iran tidak melihat ruang bagi diplomasi selama negaranya berada di bawah serangan dari Israel dan AS.

Menurutnya, konsultasi dengan Moskow menjadi langkah penting dalam menentukan respons lanjutan.

"AS menunjukkan bahwa mereka tidak menghormati hukum internasional. Mereka hanya memahami bahasa ancaman dan kekerasan," ujarnya.

Menlu Iran Abbas Araghchi Foto: X/@araghchi
Menlu Iran Abbas Araghchi Foto: X/@araghchi

Araghchi juga menekankan bahwa negaranya berhak memilih berbagai kemungkinan untuk mempertahankan keamanan nasionalnya.

Saat ini mereka memilih untuk fokus pada merespons serangan, bukan kembali ke meja perundingan.

Sementara itu, Kremlin mengungkap belum ada rencana pembicaraan antara Presiden Putin dan Presiden AS Donald Trump setelah serangan tersebut.

Namun, menurut laporan kantor berita TASS, panggilan telepon antara kedua pemimpin "dapat diatur dengan cepat" jika diperlukan.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: