terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Jokowi Soal Kapal ‘JKW Mahakam’ dan ‘Dewi Iriana’: Jangan Dipelintir - my blog
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) saat ditemui di rumahnya di Solo, Jawa Tengah, Jumat (13/6/2025). Foto: kumparan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait kapal penambang nikel Raja Ampat bertuliskan 'JKW Mahakam' dan 'Dewi Iriana yang disebut-sebut milik Jokowi.
Dia mengatakan jika kapal tambang bertuliskan JKW dan Iriana itu miliknya, maka seharusnya saat ini dia bisa kaya raya.
"Ya kalau ada tulisan JKW, kemudian diartikan milik saya alhamdulilah punya kapal. Nanti ada truk tulisan JKW lagi itu milik Jokowi alhamdulilah lagi. Nanti ada pesawat ditulis JKW miliknya Pak Jokowi lagi, kaya raya saya," ujar Jokowi di kediaman Solo, Jumat (13/6).
Dia mengatakan pemilik kapal juga sudah klarifikasi soal itu. Ia tak menampik banyak kendaraan yang ditulis atas nama dirinya, tetapi jangan dibelokkan dan dipelintir.
"Banyak kok tulisan di truk juga banyak, saya lihat di bus juga banyak biasa saja. Asal jangan dibelokkan, dipelintir yang nggak baik," kata Jokowi.
Ditanya soal perizinan tambang nikel Raja Ampat, Jokowi menegaskan hal tersebut teknisnya ada di kementerian.
"Itu terlalu teknis banget (izin tambang) di kementerian. Itu kementerian (2023) teknis sekali," katanya
Disinggung terkait Jokowi berikan izin sejak 2017, ia menegaskan hal tersebut teknis di kementerian.
"Itu sudah diberikan izin sejak lama. Perpanjangan di kementerian, masalah teknis," kata dia.
Jokowi juga mendukung pencabutan izin tambang tersebut. Hal itu didasari karena mengganggu lingkungan.
"Ya saya belum (tahu) di lapangan seperti apa, kalau mengganggu lingkungan memang kalau perlu disetop, kalau dicabut dicabut. Tanyakan kementerian SDM (satu izin tambang belum dicabut)," katanya.
Penjelasan Perusahaan
Sebelumnya ramai di media sosial terkait nama kapal JKW Mahakam dan Dewi Iriana terkait isu Raja Ampat. Dua nama kapal itu dianggap memiliki keterkaitan dengan nama tokoh tertentu.
Dalam foto dan video yang beredar, tampak kapal itu berjenis tongkang dan tugboat. Kapal itu sedang mengangkut muatan tambang. Nama pada kedua kapal itu kemudian dikait-kaitkan dengan tokoh tertentu dan disebut beroperasi di tambang nikel di Raja Ampat.
Perusahaan pemilik kapal buka suara soal ini. Mereka meluruskan isu yang beredar dan memastikan hal tersebut hoaks.
Berikut keterangan lengkap perusahaan IMC Pelita Logistik:
Berikut penjelasan IMC Pelita Logistik terkait pemberitaan nama kapal Perseroan:
1. Nama kapal "JKW Mahakam" dan "Dewi Iriana" tidak merujuk tokoh publik dan beroperasi di Kalimantan Timur.
2. Perseroan hanya penyedia jasa angkutan laut (charter), tanpa keterlibatan dalam tambang atau lokasi bongkar muat.
3. Saat ini kapal yang dimaksud tidak beroperasi di Raja Ampat.
4. Foto/video yang beredar adalah dokumentasi lama tidak mencerminkan kondisi saat ini
Kami menghormati perhatian publik dan ruang diskusi yang ada. Namun, kami berharap informasi yang beredar dapat disikapi dengan kehati-hatian. Kemiripan nama tidak serta merta menunjukkan hubungan atau kepemilikan. Mari bijak menyikapi informasi dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar