terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Contoh Jurnal Modul 3 Kode Etik Guru - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Contoh Jurnal Modul 3 Kode Etik Guru
Jun 22nd 2025, 21:34 by Berita Terkini

Ilustrasi jurnal modul 2 kode etik guru. Sumber: Unsplash/Adam Wingler
Ilustrasi jurnal modul 2 kode etik guru. Sumber: Unsplash/Adam Wingler

Para peserta program PPG (Pendidikan Profesi Guru) diwajibkan membuat jurnal setelah menyelesaikan modul, melakukan post test, juga refleksi. Salah satu yang perlu disusun adalah jurnal modul 3 Kode Etik Guru.

Penulisan jurnal ini harus mengaju pada modul yang sudah dipelajari. Modul 3 tentang Kode Etik Guru berisikan tentang pentingnya etika dan profesionalisme dalam menjalankan peran sebagai pendidik.

Jurnal Modul 3 Kode Etik Guru PPG 2025

Ilustrasi jurnal modul 2 kode etik guru. Sumber: Usplash/Husniati Salma
Ilustrasi jurnal modul 2 kode etik guru. Sumber: Usplash/Husniati Salma

Dalam laman ppg.kemdikbud.go.id dijelaskan bahwa PPG merupakan program pendidikan profesi untuk mencetak generasi baru guru-guru Indonesia yang memiliki panggilan hati menjadi guru, profesional, komitmen menjadi teladan, cinta terhadap profesi, dan pembelajar sepanjang hayat.

Saat mengikuti PPG, para peserta akan belajar banyak melalui aneka modul. Modul 3 PPG 2025 memiliki judul Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai. Dalam pembelajaran ini terdapat tiga materi, salah satunya adalah Kode Etik Guru. Berikut ini contoh jurnal modul 3 Kode Etik Guru yang sederhana.

Jurnal Pembelajaran Modul 3
Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai
Topik 3: Kode Etik Guru
A. Pendahuluan
Setiap profesi membutuhkan kode etik sebagai landasan moral dan pedoman perilaku profesionalisme, termasuk dalam profesi keguruan. Keberadaan kode etik ini berperan penting untuk membangun kepercayaan publik, menjaga integritas, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang etis dan bertanggungjawab.
B. Tujuan Pembelajaran
1. Mengidentifikasi dan menjelaskan pentingnya kode etik profesi guru sebagai pedoman dalam perilaku sehari-hari.
2. Menerapkan kode etik guru dalam kegiatan pembelajaran dan interaksi profesional baik di sekolah maupun di luar sekolah.
3. Menerapkan akasi nyata untuk menyebarkan nilai-nilai etika guru kepada komunitas guru.
C. Siapa yang Disebut Guru?
Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Ini mencakup pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Artinya, guru bukan hanya pengajar yang menyampaikan materi, tetapi juga fasilitator yang membantu siswa mengembangkan seluruh potensi dirinya.
D. Pengertian Kode Etik Guru
Kode etik guru adalah pedoman moral yang mengatur perilaku profesional bagi guru dalam bersikap dan bertindak sesuai dengan nilai, norma, serta tanggung jawab yang melekat pada profesinya.
E. Alasan Utama Pentingnya Kode Etik profesi
1. Menjamin integritas dengan mendorong anggota profesi bertindak jujur, adil, dan bertanggungjawab.
2. Membangung kepercayaan publik melalui komitmen terhadap standar tinggi yang meningkatkan kepercayaan masyarakat.
3. Mengatur perilaku profesional.
4. Melindungan peserta didik dengan menjunjung hak dan kepentingan mereka secara adil dan etis.
5. mencegah penyalahgunaan wewenang karena pedoman etika membantu menghindari tindakan yang merugikan.
F. Tantangan dalam Penegakan Kode Etik Guru
1. Pertentangan Antar Prinsip Etika
Guru sering dihadapkan dengan situasi prinsip etika yang saling bertentangan, misalnya guru atau dosen harus membagi waktu antara mengajar dan melakukan penelitian untuk publikasi.
2. Keterbatasan Waktu dan Tenaga
Tuntutan etis seperti memberi konseling, remedial, atau bimbingan melebihi jam kerja formal, sementara guru juga memiliki keterbatasan kapasitas pribadi.
3. Tuntutan Profesionalisme yang Tinggi
Guru dituntut untuk mampu memahami dinamika prinsip-prinsip etika dan mengambil keputusan yang bertanggungjawab secara moral.

Baca Juga: Jawaban Cerita Refleksi Modul 2 Topik 2 PPG: Membuat Mindmap tentang Urgensi

Adanya contoh jurnal Modul 3 Kode Etik Guru dapat menjadi referensi bagi guru dalam membuat jurnal ini. (ELZ)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: