terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Ramai Rekening Warga Tak Terkait Judol Ikut Diblokir, PPATK Beri Penjelasan - my blog
PPATK merespons beredarnya kabar sejumlah rekening ikut terdampak pemblokiran yang mereka lakukan terhadap 28 ribu rekening terkait judi online, penipuan, dan narkoba. Selain itu, PPATK juga memblokir rekening dormant yang tidak memiliki aktivitas transaksi.
Dalam unggahan yang beredar, nasabah dari salah satu bank bahkan tak dapat melakukan transaksi karena rekeningnya diblokir oleh PPATK. Hal itu diketahui pada Jumat (16/5). Para nasabah bank itu mengaku tak pernah terlibat tindak pidana. Mereka pun terpaksa mendatangi bank cabang terdekat untuk membuka blokir.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, menegaskan bahwa yang mereka blokir adalah rekening bermasalah. Keputusan itu mereka ambil setelah berkoordinasi dengan bank terkait.
"Kami melindungi rekening-rekening milik masyarakat yang berstatus dormant sesuai dengan data perbankan yang kami terima, agar tidak disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Misalnya dari risiko peretasan, pelaku pidana, dan lain-lain," kata Ivan lewat keterangannya, Minggu (18/5).
"Jangan salah ya, yang kami blokir hanya yang dikategorikan tidak aktif-berdasarkan informasi yang kami dapat dari bank masing-masing," lanjutnya.
Ilustrasi kantor PPATK. Foto: Shutterstock
Menurut Ivan, langkah mereka ini sudah tepat untuk mengantisipasi adanya penggunaan rekening terhadap tindak pidana.
"Kan kasihan publik jika tidak di proteksi seandainya ada peretasan yang mungkin terjadi, atau bahkan digunakan untuk kepentingan yang melanggar hukum," ujarnya.
"Ini murni untuk menjaga dan melindungi hak publik. Justru negara hadir untuk melindungi publik," ungkapnya.
Ivan menyebut, banyak nasabah yang tidak sadar rekeningnya digunakan oleh pihak lain untuk bertransaksi melakukan tindak pidana.
"Karena banyak sekali nasabah tidak sadar masih memiliki rekening serta terjadi jual beli rekening dormant, sehingga ada potensi penggunaan rekening dormant untuk aktivitas tindak pidana" tandasnya.
Sebelumnya, PPATK melaporkan hasil penindakannya sepanjang 2024, mereka telah memblokir sebanyak 28.000 rekening terkait judi online, penipuan, perdagangan narkotika, dan tindak pidana lainnya.
Menurut PPATK, salah satu rekening yang berpotensi disalahgunakan adalah rekening yang tidak digunakan dalam kurun waktu tertentu atau rekening yang tidak memiliki aktivitas transaksi yang disebut rekening dormant. Rekening ini kerap dimanfaatkan pelaku tindak pidana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar