terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Mendag Harap Regulasi Pungutan Ekspor Kelapa Bulat Segera Terbit - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mendag Harap Regulasi Pungutan Ekspor Kelapa Bulat Segera Terbit
May 18th 2025, 21:07 by kumparanBISNIS

Dagangan kelapa bulat dan kelapa parut di Pasar Sore Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa (13/5/2025). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan
Dagangan kelapa bulat dan kelapa parut di Pasar Sore Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa (13/5/2025). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan

Pemerintah tengah memfinalisasi aturan pungutan ekspor untuk komoditas kelapa bulat. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan kebijakan ini akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dan ditargetkan terbit dalam waktu dekat.

"Mudah-mudahan secepatnya, karena nanti PMK-nya dari Kementerian Keuangan. Saya pikir semua pihak sudah sepakat kemarin," ujar Budi di Jakarta, Minggu (19/5).

Budi menjelaskan bahwa pungutan ekspor ini bertujuan menyeimbangkan kebutuhan antara pasar domestik dan luar negeri. Saat ini, tingginya minat ekspor kelapa bulat berdampak pada berkurangnya pasokan untuk kebutuhan dalam negeri.

"Dengan diadakan pungutan ekspor, biar seimbang antara kebutuhan dalam negeri dan kebutuhan ekspornya," katanya.

Foto: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso di kawasan Sarinah, Jakarta, Minggu (20/4/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan
Foto: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso di kawasan Sarinah, Jakarta, Minggu (20/4/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan

Sebelumnya, Kemendag telah berdialog dengan pelaku industri dan eksportir kelapa. Para pengusaha disebut lebih memilih mengekspor kelapa bulat karena harganya lebih tinggi dibanding pasar lokal. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah kebijakan.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menambahkan bahwa kebijakan ini akan mempertimbangkan kepentingan pelaku usaha dari hulu hingga hilir. Ia memastikan arah kebijakan tetap fokus melindungi pasar domestik sekaligus menjaga daya saing ekspor.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: