terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Melihat Masjid Wal Adhuna di Muara Baru, Saksi Bisu Tenggelamnya Pesisir Jakarta - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Melihat Masjid Wal Adhuna di Muara Baru, Saksi Bisu Tenggelamnya Pesisir Jakarta
May 6th 2025, 15:48 by kumparanNEWS

Kawasan laut di balik tanggul setinggi 4 meter. Terlihat Masjid 'Tenggelam' Waladuna, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (6/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Kawasan laut di balik tanggul setinggi 4 meter. Terlihat Masjid 'Tenggelam' Waladuna, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (6/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Di antara kapal-kapal besar yang bersandar di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, terdapat satu bangunan yang tenggelam air laut. Kondisi bangunan itu tak lagi utuh, atap hingga pintu dan jendelanya sudah hilang.

Bangunan itu dulunya adalah Masjid Wal Adhuna. Sebelum air laut yang kian meninggi, dulu selalu ada adzan yang berkumandang dari masjid itu. Kini, masjid itu tampak sepi, dindingnya dihantam air laut. Masjid yang dikenal dengan 'Masjid Tenggelam' itu kini ditinggalkan warga.

Tampak seorang pria berada di dekat masjid itu. Ia sedang mencari ikan. Pria itu bernama Subur (46), ia adalah warga asli Muara Baru. Ia mengatakan, kini di bangunan bekas masjid itu ada banyak ikan.

"Ini tadinya masih darat," kata Subur di lokasi.

Kawasan laut di balik tanggul setinggi 4 meter. Terlihat Masjid 'Tenggelam' Waladuna, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (6/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Kawasan laut di balik tanggul setinggi 4 meter. Terlihat Masjid 'Tenggelam' Waladuna, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (6/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Subur sudah tinggal sejak 1995 di kawasan itu. Ia lalu mengenang bagaimana dulunya masjid itu. Warga selalu salat Jumat di sana.

Kondisinya berubah drastis setelah air laut meninggi menenggelamkan masjid dan rumah warga hingga jalanan.

"Itu dulu juga masih daratan. Tanggul ini tadinya jalan mobil," jelasnya.

Kawasan laut di balik tanggul setinggi 4 meter. Terlihat Masjid 'Tenggelam' Waladuna, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (6/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Kawasan laut di balik tanggul setinggi 4 meter. Terlihat Masjid 'Tenggelam' Waladuna, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (6/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Sejak 2012

Menurutnya, masjid itu tenggelam sejak 2012. Tenggelamnya masjid itu diiringi banjir rob.

Masjid yang dulu jadi tempat berkumpul warga bercengkrama. Kini telah sunyi. Kondisi tersebut semakin parah setelah Pemerintah memberi tanggul di kawasan itu.

Masjid yang dulu jadi tempat ibadah, kini menjadi simbol kota yang perlahan hilang ditelan air laut.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: