terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Jadi Kepala PCO Lagi, Hasan Nasbi Ungkap Pesan Prabowo: Saya Loyal Sama Presiden - my blog
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi di Kompleks Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (19/11/2024). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Hasan Nasbi kembali menjabat Kepala Presidential Communication Office (PCO). Ia kembali menjalani tugas tersebut meski pada 21 April telah mengumumkan mundur.
Hasan mengaku kembali memimpin PCO karena diperintahkan Presiden Prabowo. Ia loyal dengan Prabowo sehingga mau menerima kembali jadi Ketua PCO.
"Saya kan loyal sama Presiden. Jadi tahu diri itu bukan sesuatu yang bertentangan dengan loyalitas kan," kata Hasan di kantor PCO, Jakarta Pusat, Selasa (6/5).
Karenanya, Hasan menegaskan jika dirinya diminta kembali untuk bertugas menjadi kepala PCO, dia pun akan ikut.
"Tapi begitu diperintahkan untuk melanjutkan ya sudah kita sebagai bawahan Beliau, sebagai anak bawahan Beliau ya patuh untuk melanjutkannya," ucap dia.
Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menghadiri sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/5/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
Hasan mengaku tak ada masalah dengan pemerintah meski sempat mundur dari Kepala PCO. Ia menyebut ada hal-hal yang tidak bisa dirinya atasi sama sekali.
"Dan ini bukan kemarahan, bukan ngambek, bukan hard feeling itu enggak," kata dia.
Hasan menuturkan, Prabowo menitip pesan kepada dirinya setelah kembali menjabat Kepala PCO.
"Yang jelas pesan Presiden, hal-hal yang perlu diperbaiki, segera diperbaiki. Hal-hal yang belum baik di masa lalu kemudian akan diperbaiki dan harus diperbaiki. Jadi perintah Presiden itu lebih umum," kata Hasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar