terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

IHSG Diproyeksi Kembali Menguat, Pasar Tunggu Sederet Data Ekonomi - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
IHSG Diproyeksi Kembali Menguat, Pasar Tunggu Sederet Data Ekonomi
May 19th 2025, 07:00 by kumparanBISNIS

Petugas kebersihan melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Puspa Perwitasari/ANTARA FOTO
Petugas kebersihan melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Puspa Perwitasari/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksi akan menguat pada perdagangan Senin (19/5). IHSG ditutup menguat ke level 7,106.526 (+0.94 persen) pada Jumat (16/5), mengakhiri pekan ini dengan kembali menembus level psikologis 7100.

Analis Phintraco Sekuritas melihat secara teknikal, IHSG membentuk lower shadow yang mengindikasikan bahwa meskipun sempat bergerak di zona merah, masih terdapat tekanan beli dari investor.

"Penguatan ini berlanjut seiring membaiknya sentimen global. Ke depan, kami melihat potensi IHSG untuk menguji resistance dinamis MA200 yang saat ini berada di level 7140 pada perdagangan Senin," tulis Analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Senin (19/5).

Sentimen dari regional, pelaku pasar khawatir menantikan rilis data produksi industri dan penjualan ritel China April 2025 yang dijadwalkan pada hari ini, Senin (19/5).

Produksi diperkirakan akan melambat menjadi 5,50 persen secara year on year (yoy) dari Maret 7,7 yoy. Sedangkan penjualan ritel diproyeksikan turun ke 5,50 persen yoy dari Maret 5,9 persen

Penurunan kedua data diperkirakan terjadi akibat penekanan konsumsi domestik dan ekspor manufaktur imbas eskalasi ketegangan tarif AS–China.

Kemudian sentimen dari dalam negeri, pelaku pasar akan menantikan keputusan Bank Indonesia terkait dengan tingkat suku bunga acuan bulan Mei, yang diperkirakan tetap bertahan di level 5,75 persen.

Di tengah inflasi yang relatif terjaga pada level 1,95 persen yoy dan nilai tukar Rupiah yang bergerak di kisaran Rp16.500 per dolar AS, pelaku pasar juga menantikan arah asesmen terbaru BI terkait kemungkinan pemangkasan suku bunga pada tahun ini.

Selain itu, di saat yang sama, akan dirilis data pertumbuhan kredit yang diperkirakan melambat ke 9 persen yoy pada April 2025, menurun daris Maret sebesar 9,16 persen. Angka proyeksi ini juga masih di bawah target BI sebesar 11–12 persen untuk tahun 2025.

Saham-saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan Senin (19/5) meliputi SIDO, ICBP, TINS, PNLF, PTBA dan NCKL.

Analis Binaartha Sekuritas melihat IHSG mengindikasikan potensi berlanjutnya tren naik wave [a] menuju resisten 7174, terlebih jika tetap berada di atas level 6969.

Koreksi agresif baru dapat terjadi jika IHSG menembus di bawah level 6969 dan akan menguji support fraktal 6811.

"Level support IHSG berada di 6969, 6811, 6765 dan 6708, sementara level resistennya di 7174, 7261 and 7345. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish," tulis analis Binaartha Sekuritas dalam risetnya, Senin (19/5).

Rekomendasi saham untuk diperhatikan sepanjang perdagangan Senin (19/5) meliputi AKRA, ASII, INCO, dan MBMA.

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: