terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Geger 11 Nisan di TPU Ngentak Bantul Dirusak OTK, Polisi Cek - my blog
Sejumlah nisan di pemakaman umum (TPU) Ngentak, Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul dirusak oleh orang tak dikenal, Minggu (18/5/2025). Foto: Dok. Istimewa
Sejumlah nisan bertanda salib di pemakaman umum (TPU) Ngentak, Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul dirusak oleh orang tak dikenal atau OTK. Peristiwa itu diketahui warga pada Minggu (18/5).
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh warga bernama Hermawan Riyadi (53), asal Noyokerten, Sendangtirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman. Saat itu, ia datang untuk membersihkan makam neneknya.
"Saya datang jam 6 pagi. Terus saya lihat makamnya simbah itu sudah patah-patah. Saya (pagi tadi) mau bersih-bersih," kata Hermawan kepada wartawan.
Sejumlah nisan di pemakaman umum (TPU) Ngentak, Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul dirusak oleh orang tak dikenal, Minggu (18/5/2025). Foto: Dok. Istimewa
Menurut Hermawan, pada Sabtu (17/5) sore, ia sempat datang ke makam itu namun kondisinya masih normal.
Hermawan kemudian mengambil sapu untuk bersih-bersih. Saat itu dia juga melihat sejumlah makam lain dalam keadaan rusak. Diperkirakan ada 11 makam yang dirusak. Semuanya adalah makam dengan tanda salib.
"(Nisan) Kijing 4, masih patok ada 7. Nonis semua," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan data terkait peristiwa ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar