terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Kemendiktisaintek Bantah Isu Menteri Satryo Tampar Pegawai ASN: Itu Hiperbola - my blog
Jan 21st 2025, 15:46, by Fadjar Hadi, kumparanNEWS
Polemik Menteri Mendiktisaintek Satryo Soemantri dan pegawai Kemendiktisaintek berkahir damai, Senin (20/1/2025). Foto: Dok. Istimewa
Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menepis isu dugaan kekerasan yang dilakukan Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Sekjen Kemendiktisaintek Togar Simatupang mengatakan, narasi dalam spanduk demo ASN pada Senin (20/1), yang berisi narasi "Pak Presiden, Selamatkan Kami dari Menteri Pemarah, Suka Main Tampar, dan Main Pecat", hanya bahasa simbolik yang digunakan untuk menarik perhatian publik.
"Dalam unjuk rasa ini tentunya kan banyak menggunakan bahasa simbolik dan hiperbola," kata Togar dalam konferensi pers di Gedung Kemendiktisaintek, Jakarta Pusat, Selasa (21/1).
"Jadi itu salah satu cara ya untuk tentunya menambah eksposur ya terhadap situasi itu supaya mendapat perhatian ya, dan kita memperhatikan itu dengan baik," tambahnya.
Togar menegaskan, ASN Kemendiktisaintek sudah sepakat islah. Sehingga sudah tidak ada lagi polemik di internal.
"Ini kan terjadi rekonsiliasi, islah. Kita bukan polisi atau penegak yang lain gitu ya, di mana terjadi kesalahan-kesalahan tetap dikejar, tapi dalam perdamaian rekonsiliasi itu ya sudah jelas," ujar Togar.
Togar juga ditanya soal dugaan tamparan yang dilakukan Satryo. Ia menegaskan apa yang disampaikan pegawai yang demo kemarin dalam karangan bunga hanya metafora.
"Saya menyatakan itu adalah bahasa-bahasa simbolik, sama seperti anak-anak ya. Jadi kalau dia berkelahi sama orang tuanya kan," ujarnya.
"Dia mengatakan, Bapak jahat. Apakah Bapaknya jahat? Nah silakan menafsirkan sendiri ya tentang hal itu," tambahnya.
ASN Demo Tidak Dijatuhi Sanksi
Kemendiktisaintek pun memastikan, tidak ada sanksi yang akan diberikan kepada pegawai ASN yang melakukan demo.
"Kita bukan polisi atau penegak yang lain gitu ya, dimana terjadi kesalahan-kesalahan tetap dikejar, tapi dalam perdamaian rekonsiliasi itu ya sudah, itu dianggap sebagai suatu residu," kata Togar.
"Jadi tidak ada untuk niat untuk menggali-gali lagi hal-hal yang lalu, dan kita menuju ke depan," tutup Togar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar