terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Beberapa Hari setelah Trump Dilantik, Ratusan Imigran Ilegal Dideportasi dari AS - my blog
Jan 24th 2025, 15:07, by Andreas Gerry Tuwo, kumparanNEWS
Imigran dari berbagai negara berjalan menuju perbatasan Meksiko dan Amerika di Ciudad Juarez, Chihuahua, Meksiko, Rabu (24/4/2024). Foto: Herika Martinez/AFP
Beberapa hari setelah dilantik menjadi presiden, Donald Trump menangkap dan mendeportasi imigran illegal dari tanah Amerika Serikat (AS).
Keterangan itu disampaikan juru bicara Trump, Karoline Leavitt, pada Kamis (23/1) waktu setempat. Pembatasan imigran adalah janji kampanye yang direalisasikan Trump lewat rangkaian perpres.
"Pemerintahan Trump menangkap 538 penjahat imigran ilegal," kata Leavitt seperti dikutip dari AFP.
Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif di Ruang Oval Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (21/1/2025). Foto: Jim Watson/AFP
Dia menambahkan, ratusan imigran itu dideportasi menggunakan pesawat militer. Tidak diungkap negara asal para imigran ilegal itu.
"Operasi deportasi massal terbesar dalam sejarah sedang berlangsung. Janji dibuat. Janji ditepati," ucap Leavitt.
Terpisah, Wali Kota Newark, Ras Baraka, mengatakan penegak hukum dari bea cukai dan imigrasi menggerebek sebuah tempat usaha.
Di sana sejumlah warga tak berdokumen lengkap ditangkap. Pada penggerebekan itu aparat keamanan tidak menunjukkan surat perintah.
"Salah satu dari mereka yang ditahan selama penggerebekan itu adalah seorang veteran militer AS, tindakan mengerikan ini jelas-jelas melanggar Konstitusi AS," kata Baraka.
Adapun Trump berjanji akan meluncurkan deportasi besar sepanjang sejarah AS. Itu akan berimbas terhadap sekitar 11 juta imigran ilegal yang berada di AS.
Pada hari pertama menjabat, Trump mengumumkan darurat nasional di perbatasan. Trump kemudian mengerahkan lebih banyak pasukan ke wilayah perbatasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar