terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Bukan Cuma Curi Ikan, 2 Kapal Bendera Rusia Diduga Terlibat Perdagangan Orang - my blog
Apr 23rd 2024, 11:00, by Ema Fitriyani, kumparanBISNIS
TNI AL saat mengamankan kapal asing Vietnam pencuri ikan di Perairan Natuna. Foto: Dok. Istimewa
Dua kapal berbendera Rusia bernama Run Zeng 03 & Run Zeng 05 hilang kontak sejak awal tahun ini. Kapal tersebut terindikasi melakukan pencurian ikan (illegal fishing) di luat Indonesia.
Selain Run Zeng 03 dan Run Zeng 05, kapal lain yang terlibat pencurian ikan adalah KM Mitra Usaha Semesta (KM MUS) yang sudah ditangkap Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP.
Berdasarkan hasil temuan PSDKP KKP, ternyata ketiga kapal bukan hanya mencuri ikan di Indonesia. Tapi juga memindahkan 55 awak kapal perikanan (AKP) berkewarganegaraan Indonesia yang diduga korban perdagangan orang, serta alih muat (transshipment) ikan hasil tangkapan ilegal, AKP Indonesia dan bahan bakar minyak di tengah laut.
Karena itu, Direktur Program Keamanan Maritim dan Akses untuk Keadilan Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI), Januar Dwi Putra, meminta KKP segera mencari tahu keberadaan dua kapal tersebut.
IOJI meminta KKP lebih tegas dalam penanganan kejahatan perikanan yang melibatkan KM MUS, Run Zeng 03, dan Run Zeng 05, hingga menemukan pemilik manfaat (beneficial owner) serta lokasi terkini Run Zeng 03 dan Run Zeng 05," kata Direktur Program Keamanan Maritim dan Akses untuk Keadilan IOJI, Januar Dwi Putra, Selasa (23/4).
Hingga 20 April 2024 kedua kapal itu masih mematikan Automatic Identification System (AIS), sehingga belum diketahui keberadaannya.
Lokasi Terakhir Kapal
Lokasi terakhir Kapal Run Zeng 03 di Laut China Timur tahun lalu. Foto: Tangkapan layar https://www.marinetraffic.com/
Berdasarkan deteksi AIS yang dilakukan IOJI, lokasi terakhir kapal Run Zeng 05 di Teluk Ambon pada 31 Januari 2024. Kapal Run Zeng 03 dan Run Zeng 05 juga sempat lego jangkar di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Melihat lebih jauh ke belakang, kapal Run Zeng 05 berangkat dari Pelabuhan Taizhou, China pada 11 April 2023. Sementara Run Zeng 05 terdeteksi memasuki Pelabuhan Bayah, Provinsi Banten pada 19 Oktober 2023.
Run Zeng 03 dan Run Zeng 05 merupakan kapal ikan berbendera Rusia berukuran masing-masing 870 gross tonnage (GT). Kedua kapal tersebut tidak terdaftar dan tidak memiliki izin penangkapan ikan di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia.
Catatan historis kapal Run Zeng 03 dan Run Zeng 05 dari Lloyd's Intelligence menunjukkan kapal Run Zeng 05 sempat diperiksa oleh otoritas pelabuhan di Tanjung Priok, Jakarta pada 3 Mei 2023. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan sejumlah defisiensi terkait standar kompetensi dan keselamatan AKP serta pengelolaan limbah.
Berdasarkan data International Maritime Organization-Global Integrated Shipping Information System (IMO GISIS), kedua kapal tersebut dimiliki oleh DOPK Progress dan dioperasikan oleh Donggang Runzeng Ocean Fishing, Co. Ltd. Kedua entitas tersebut beralamat yang sama di 65-1, Donggang Beilu, Donggang, Liaoning, China.
"Percobaan pencarian alamat ini oleh IOJI melalui portal Google Maps tidak membuahkan hasil," terangnya.
Kapal Pengawas (KP) Vietnam yang sempat bermanuver dengan TNI AL di Laut Natuna. Foto: Dok. KKP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar