terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Ketua Komisi I Sebut Prabowo Tepat Tak Hadir G7: Lupakan Predikat Indah - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ketua Komisi I Sebut Prabowo Tepat Tak Hadir G7: Lupakan Predikat Indah
Jun 23rd 2025, 14:17 by kumparanNEWS

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto usai persidangan di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Senin (23/6/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto usai persidangan di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Senin (23/6/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Presiden Prabowo Subianto tidak hadir dalam Forum G7 dan memilih memenuhi undangan Presiden Rusia Vladimir Putin. Sikap ini dinilai tepat karena Indonesia bukan anggota, dan hanya sebagai observer.

Ketua Komisi I DPR Utut Adianto mengatakan, memang sudah saatnya Indonesia meninggalkan predikat semacam itu. Kini, lebih baik fokus pada pembangunan nasional termasuk menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

"Kalau ASEAN kita wajib hadir, G20. Artinya kita mulailah lupakan tuh yang predikat-predikat yang indah-indah. Kita negara G20. Kita bener, [lakukan] job creation makin banyak, orang jangan banyak nganggur, pendapatan meningkat," kata Utut usai memberikan keterangan di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (23/6).

Presiden RI Prabowo Subianto di Forum Ekonomi Internasional The 28th St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF 2025) pada Jumat (20/6/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Presiden RI Prabowo Subianto di Forum Ekonomi Internasional The 28th St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF 2025) pada Jumat (20/6/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Di sisi lain, politikus PDIP itu berharap perang Israel-Iran segera berakhir. Apalagi, Amerika Serikat justru ikut menyerang Iran bukan meredam.

Indonesia tentu bisa mengambil peran dari sisi diplomasi lainnya. Misalnya mengutus orang ke Iran.

"Tapi ini masih butuh waktu. Kalau kita memang bisa. Kita kirim utusan ke Iran. Bisa untuk mendamaikan. Membuat hati dingin itu penting," ucap itu.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: