terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Meski Menang Pemilu, Friedrich Merz Gagal Jadi Kanselir Baru Jerman - my blog
May 6th 2025, 16:28, by Andreas Gerry Tuwo, kumparanNEWS
Calon Kanselir Jerman Friedrich Merz berjalan saat hasil pemungutan suara putaran pertama di Berlin, Jerman, Selasa (6/5/2025). Foto: RALF HIRSCHBERGER/AFP
Pil pahit terpaksa diterima tokoh konservatif Friedrich Merz pada Selasa (6/5). Pada putaran pertama voting di parlemen Jerman, dia gagal mengamankan suara mayoritas agar terpilih sebagai kanselir.
Merz adalah pemimpin aliansi partai CDU/CSU. Pada Februari 2025 dia berhasil memenangi pemilu federal di Jerman. Oleh sebab itu, Merz dijagokan untuk menjadi kanselir baru Jerman.
Tapi, voting di Bundestag, yaitu majelis rendah parlemen tak sesuai harapan Merz.
"Merz hanya memenangkan suara 310 suara di majelis rendah parlemen," kata Presiden Julia Kloeckner seperti dikutip dari Reuters.
Untuk menjadi kanselir, Merz membutuhkan suara majelis rendah sebesar 316.
Kini Bundestag punya waktu 14 hari untuk memilih kanselir baru. Merz atau kandidat lain masih punya kesempatan menduduki kursi kepala pemerintahan.
Adapun pada pemilu federal lalu, partai yang dipimpin Merz berhasil mendapat suara terbanyak, yaitu 28,5 persen suara. Demi membentuk pemerintahan mayoritas, Merz setidaknya butuh satu mitra koalisi.
CDU/CSU adalah aliansi politik dari dua partai politik di Jerman, yaitu CDU (Persatuan Demokrat Kristen Jerman) dan CSU (Persatuan Sosial Kristen di Bavaria). Mereka memiliki ideologi serupa dan sering beraliansi terutama di tingkat federal Jerman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar