terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Jalur Puncak Bogor Diprediksi Ramai Mulai Besok, Ganjil Genap Bakal Diterapkan - my blog
Ilustrasi jalur menuju Puncak. Foto: Dok. Istimewa
Kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, diprediksi akan dipadati wisatawan pada Selasa (1/4) besok. Sejumlah rekayasa lalu lintas pun bakal diterapkan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan.
"Kemungkinan baru (ramai) besok karena itu juga didasari oleh restoran yang belum buka dan tempat wisata. Memang mayoritas sebelum buka hanya beberapa saja yang sudah buka restoran," kata KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, saat dihubungi Senin (31/3).
Ardian mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti ganjil genap, contraflow, hingga one way, yang akan diterapkan nantinya.
Petugas Sat Lantas Polres Bogor dan petugas Dishub Kabupaten Bogor mengarahkan kendaraan wisatawan saat penyekatan kendaraan nomor polisi ganjil genap di jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/1/2025). Foto: Yulius Satria Wijaya/ANTARA FOTO
"Kalau rekayasa sudah pasti untuk pagi hari itu kan dilaksanakan ganjil genap. Terus untuk contraflow pagi hari juga sudah disiapkan," ungkap dia.
"Kemudian kalau memang misalkan dua rekayasa tersebut masih kurang efektif ya, kita berlakukan one way baik itu, one way ke atas, one way ke bawah," tambah Ardian.
Ia menyebut, skema ganji genap akan diterapkan mulai besok hingga 8 April mendatang.
Di sisi lain, Ardian mengungkapkan, kepadatan sebenarnya sudah sempat terjadi di kawasan Puncak hari ini. Namun menurutnya, kepadatan terjadi akibat aktivitas masyarakat lokal.
"Itu adalah arus silaturahmi yang mana masyarakat setempat, maupun masyarakat yang di luar Kabupaten Bogor itu, mungkin ada keluarganya yang ada di seputaran puncak itu bersilaturahmi. Gitu, sehingga di beberapa titik seperti Pasir Muncang, Megamedung, terjadi antrian namun tidak terlalu panjang," papar dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar