terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Polisi di Bali yang Diduga Palak Turis Kolombia Diperiksa - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Polisi di Bali yang Diduga Palak Turis Kolombia Diperiksa
Jan 21st 2025, 12:57, by Denita br Matondang, kumparanNEWS

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy

Aiptu GKS dan Aiptu S, dua polisi bertugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kuta, Bali, dimasukkan dalam ruang penempatan khusus atau patsus selama 21 hari.

Hal ini karena keduanya diduga memalak turis perempuan Kolombia berinsial SGH yang melaporkan kasus kehilangan iPhone 14 Pro Max.

"Propam Polda Bali saat ini memeriksa kedua personel SPKT Polsek Kuta yang terima uang Rp 200 ribu dari pelapor WNA untuk selanjutnya akan ditempatkan di Patsus Bidpropam Polda Bali," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, Selasa (21/1).

Keduanya terancam dikenakan sanksi sesuai Pasal 5 ayat (3) dan Pasal 12 Huruf b Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik.

"Bila ditemukan cukup bukti kedua anggota SPKT tersebut melakukan dugaan pelanggaran Kode etik," katanya.

Viral

Pengakuan turis Kolombia itu viral di media sosial. Ia bercerita telah dipalak Rp 200 ribu saat melaporkan kasus kehilangan ponsel kepada pihak kepolisian di Bali.

"Saya dibawa ke ruangan kecil dan mereka meminta uang di situ," kata SGH sebagaimana video yang beredar.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: