terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Waste4Change dan Du Anyam Wakili Indonesia Raih Penghargaan dari DBS Foundation - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Waste4Change dan Du Anyam Wakili Indonesia Raih Penghargaan dari DBS Foundation
Nov 19th 2024, 13:26, by Nabila Jayanti, kumparanBISNIS

Para penerima penghargaan dari Indonesia, Waste4Change dan Du Anyam (dua dari kiri atas), berfoto bersama Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam di DBS Foundation Impact Beyond Summit 2024, Senin (11/11/2024). Foto: Dok. DBS Foundation
Para penerima penghargaan dari Indonesia, Waste4Change dan Du Anyam (dua dari kiri atas), berfoto bersama Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam di DBS Foundation Impact Beyond Summit 2024, Senin (11/11/2024). Foto: Dok. DBS Foundation

Dua social enterprises asal Indonesia, Waste4Change dan Du Anyam, menjadi DBS Foundation Honoree dalam acara DBS Foundation: Impact Beyond Summit 2024, Senin (11/11) di Singapura. Waste4Change dan Du Anyam hadir bersama 8 pemenang DBS Foundation Grant dari berbagai negara lainnya.

Waste4Change sendiri merupakan social enterprise dalam bidang pengelolaan sampah dan banyak bekerja sama dengan swasta maupun pemerintah. Mohamad Bijaksana Junerosano (Sano), CEO dan Founder Waste4Change mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, DBS Bank Indonesia dan DBS Foundation merupakan salah satu mitra kunci dalam perkembangan Waste4Change sejak awal dibentuk, yakni pada tahun 2015.

"Menurutku anak-anak muda di Indonesia itu yang paling penting adalah diberikan kesempatan, diberikan kepercayaan. Dan itulah yang DBS lakukan. Kita diberi pembekalan, kita diberikan kepercayaan, kemudian diberi kesempatan. Jadi, terima kasih, kami masuk dalam 10 penerima penghargaan hari ini," ujar Sano kepada kumparan, Senin (11/11).

"Kami itu dari cuma 3 orang, sekarang kita bisa ada 600 orang yang kerja, seluruh Indonesia. Dari kami yang (awalnya) ngelola sampah bisa dibilang baru 1 digit, kita sekarang bisa hampir 18 ribu ton tiap tahun. 10 ribu ton per hari, itu target kita. Karena 10 ribu ton itu sebenarnya cuma kurang dari 10 persen sampah di Indonesia," imbuhnya.

Berbeda dengan Waste4Change, Du Anyam bergerak di industri anyam untuk tas, dompet, hingga dekorasi rumah. Azalea Ayuningtyas (Ayu), CEO dan Co-Founder Du Anyam menjelaskan, pembuatan produk anyam ini melibatkan ibu-ibu di sejumlah kampung di NTT. Berkat Du Anyam, para ibu ini mampu berdaya dan meningkatkan ekonomi keluarga. Hasil kerja keras mereka bahkan sampai ke perusahaan besar dan diekspor ke sejumlah negara.

"Jadi, tahun ini kita ada pembeli salah satu perusahaan global. Kita ekspor langsung ke 52 negara," jelas Ayu.

DBS Foundation Impact Beyond Summit 2024, Senin (11/11/2024). Foto: Dok. DBS Foundation
DBS Foundation Impact Beyond Summit 2024, Senin (11/11/2024). Foto: Dok. DBS Foundation

Partisipasi kedua perusahaan tersebut merupakan wujud dari semangat 'From a Spark within to Impact Beyond' yang dimiliki DBS Foundation, memantik percikan pada setiap social enterprise sehingga mereka terus memperluas dampak positifnya bagi kaum rentan, termasuk lansia.

Selain dihadiri oleh penerima penghargaan, acara DBS Foundation: Impact Beyond Summit 2024 yang mengusung topik penuaan, juga dihadiri oleh Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam, sejumlah experts, dan social enterprises dari Singapura dan negara lainnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: