terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Realisasi Pembiayaan Rumah Subsidi 2025 Capai Rp 13,14 T untuk 106.104 Unit - my blog
Foto udara sebuah kompleks perumahan yang sedang dibangun di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi pembiayaan KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau rumah subsidi, dari 1 Januari hingga 15 Juni 2025 mencapai 106.104 unit.
Hal ini diungkap oleh Staf Senior Pemasaran Pembiayaan Program, Direktorat Pembiayaan Perumahan dan Layanan Digital BP Tapera, Dema Ariyana. Dia merinci, ada 106.104 unit rumah dengan nilai subsidi Rp 13,14 triliun.
"Nah capaian KPR FLPP dari tahun 2022 sampai di 2025, di tahun 2022 ada 226.000 unit, (2023) 229.000 unit, (2024) 200.300 unit, dan per hari ini tanggal 16 itu 106.104 unit," ungkap Dema saat peninjauan mockup rumah minimalis di perkotaan di Lippo Mall Semanggi, Jakarta Selatan pada Selasa (17/6).
Berdasarkan data teranyar BP Tapera, pembiayaan KPR FLPP dari tahun 2022-2025 tercatat 761.404 unit rumah dengan total nilai subsidi Rp 89,18 triliun.
"Realisasi FLPP tahun 2025 ini 106.104 unit, yang paling banyak provinsinya ada di Jawa Barat. Market share-nya di 24 persen," lanjutnya.
Adapun, pembiayaan KPR Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dari tanggal 1 Januari 2025 hingga 15 Juni 2025 tercatat hanya 80 unit dengan nilai subsidi Rp 13 miliar.
Staf Senior Pemasaran Pembiayaan Program, Direktorat Pembiayaan Perumahan dan Layanan Digital BP Tapera, Dema Ariyana, saat peninjauan mockup rumah minimalis di perkotaan di Lippo Mall, Jakarta Selatan pada Selasa (17/6/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan
Jika diakumulasikan dari tahun 2021-2025, pembiayaan KPR Tapera mencapai 19.347 unit rumah dengan total nilai subsidi Rp 3,04 triliun. Tahun 2023 merupakan tahun paling banyak pembiayaan KPR Tapera yakni 7.020 unit rumah dengan subsidi Rp 1,09 triliun.
Di sisi lain, Pemerintah telah menambah kuota rumah subsidi atau FLPP untuk tahun 2025. Tahun ini, kuota FLPP meningkat menjadi 350.000 unit dari 220.000 unit.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam keterangan mengatakan penambahan kuota ini ditujukan agar masyarakat dapat memiliki hunian layak huni.
"Di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pemerintah telah meningkatkan kuota KPR FLPP tahun ini," kata sosok yang akrab disapa Ara tersebut dalam keterangan tertulis, Kamis (15/5).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar