terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Mualem Usai 4 Pulau Ditetapkan Masuk Aceh: Terima Kasih Pak Prabowo, Tito, Dasco - my blog
Prabowo Pimpin rapaat koordinasi membahas 4 pulau sengketa Aceh. Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang memutuskan 4 pulau sengketa masuk wilayah administrasi Aceh.
Empat pulau itu yakni Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Ketek dan Mangkir Panjang.
Eks Panglima GAM ini mengapresiasi keputusan Prabowo. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan pihak terkait.
"Bagi rakyat Aceh, terima kasih Bapak Presiden yang sangat kami sayangi Bapak Prabowo Subianto dan Mendagri Pak Tito, dan Wakil Ketua DPR Pak Dasco, Mensesneg Pak Pras dan Gub Sumut," kata Mualem dalam konferensi pers di Setneg, Jakarta, Selasa (17/6).
Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal Zakaria Ali. Foto: Haya Syahira/kumparan
Tito, Dasco, Prasetyo Hadi dan Bobby Nasution turut hadir dalam konferensi pers ini.
"Mudah-mudahan enggak ada masalah, aman, damai, rukun tetangga," kata Mualem.
Mualem pun meminta polemik 4 pulau ini diakhiri dengan disepakatinya masuk Aceh. Ia menegaskan seluruh wilayah ada NKRI.
"Ini sudah clear tidak ada masalah lagi berdasarkan putusan Bapak Presiden dan Mendagri bahwa pulau tersebut sudah dikembalikan pada Aceh. Mudah-mudahan tidak ada yang dirugikan Aceh, Sumut, yang penting pulau tersebut dalam kategori NKRI," kata Mualem.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar