terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

PPATK Temukan Kades di Sumut Main Judi Online Pakai Dana Desa, Habis Rp 260 Juta - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
PPATK Temukan Kades di Sumut Main Judi Online Pakai Dana Desa, Habis Rp 260 Juta
Jan 20th 2025, 12:01, by M Lutfan D, kumparanNEWS

Ilustrasi judi online. Foto: Syawal Darisman/kumparan
Ilustrasi judi online. Foto: Syawal Darisman/kumparan

Tampaknya anggaran pembangunan daerah telah digerogoti dari bawah, bahkan dari level desa. PPATK menemukan sejumlah kepala desa (kades) menggunakan dana desa untuk bermain judi online (judol).

Salah satunya terjadi di salah satu kabupaten di Sumatera Utara. Koordinator Kelompok Humas PPATK Natsir Kongah mengungkap nilainya fantastis.

Namun, Natsir tidak merinci kabupaten maupun kades yang diduga menggunakan dana desa untuk judol.

Dalam periode Januari-Juni 2024, kabupaten tersebut mendapat alokasi lebih dari Rp 115 miliar dari Pemerintah Pusat yang ditransfer ke 303 Rekening Kas Desa. Namun kemudian diduga ada dana yang diselewengkan hingga Rp 40 miliar.

"Dari satu kabupaten tersebut saja, kami menemukan paling tidak ada enam kepala desa yang kemudian menggunakan dana tersebut untuk disetorkan guna bermain judi online antara Rp 50 juta hingga Rp 260 juta," kata Natsir kepada kumparan, Senin (20/1).

Natsir menyebut, bahkan kades ini ada yang berkedudukan sebagai ketua asosiasi APDES Kabupaten.

"Tapi nilai juga fantastis. Harusnya kan bisa untuk menstimulus ekonomi masyarakat dan membangun infrastruktur," ucap dia.

Selain untuk judol, dana desa juga diduga banyak digunakan untuk penyimpangan lainnya. Menurut Natsir, salah satunya malah ada yang ditransfer ke rekening milik kepala desa. Di satu kabupaten saja, nilainya mencapai miliaran rupiah.

"Cukup banyak penyimpangan dana desa seperti ini," pungkas Natsir.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: