terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Tito Ingatkan Pemda: Jangan Minta Pemekaran-Bagi Duit, Harus Mandiri - my blog
Dec 18th 2024, 12:42, by Ahmad Romadoni, kumparanNEWS
Mendagri Tito Karnavian memimpin Rapat Koordinasi terkait Isu-Isu Strategis terkait Pelaksanaan Pilkada dan Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah secara virtual dari Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (27/3/2024) Foto: Dok. Kemendagri
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah mengubah cara berpikir dalam mengelola anggaran. Selama ini, banyak kepala daerah yang hanya memikirkan bagaimana membelanjakan anggaran, tapi belum maksimal meningkatkan pendapatan.
"Tolonglah mindset-nya berubah, karena kasihan rakyat. Kita ingin buat perubahan," kata Tito dalam acara Penganugerahan APBD Award dan Rakornas Keuangan Daerah 2024 di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta Selatan, Rabu (18/12).
"Kalau pendapatannya banyak, melebihi belanja, belanjanya efisien, sehingga lebih banyak deliver kegiatan masyarakat, maka daerah akan bangkit, bangun. Itulah sebetulnya esensi daripada otonomi daerah," jelas dia.
Ilustrasi PNS. Foto: wibisono.ari/Shutterstock
Saat ini, masih ada upaya dan usulan untuk memekarkan sejumlah daerah. Tapi, yang harus diperhatikan, bagaimana pengelolaan daerah setelah dimekarkan.
"Bukan cuma memekar-mekarkan, bagi duit, bukan, supaya mandiri. Kalau ini bisa terjadi, setiap daerah bergerak, maka pertumbuhan ekonomi daerah akan bergerak sama kita menangani inflasi," ujar mantan Kapolri itu.
Tito menuturkan, jika ekonomi daerah bergerak, target pertumbuhan ekonomi 8% yang diharapkan oleh Presiden akan sangat mungkin untuk dicapai.
"Nah Bapak Presiden menarget 8%, sebetulnya sangat bisa di samping program-program lain, kalau semua daerah bergerak untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi daerahnya masing-masing," pungkas Tito.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar