terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Titiek Soeharto Minta Serapan Anggaran KKP Capai 98,50 Persen di Akhir 2024 - my blog
Nov 20th 2024, 14:20, by Abdul Latif, kumparanBISNIS
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto saat ditemui usai Raker dengan Menteri Pertanian, di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto meminta penyerapan anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada akhir tahun mencapai 98,50 persen.
Berdasarkan catatannya, hingga kini serapan anggaran di KKP telah mencapai 80,23 persen atau senilain Rp 5,35 triliun dari pagu anggaran sebesar Rp 6,68 triliun.
"Komisi IV DPR RI mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanann agar meningkatkan capaian tersebut tentunya perlu ditingkatkan hingga mencapai target sebesar 98,50 persen di tahun 2024," ujarnya saat rapat dengar pendapat di Gedung DPR, Senayan, Rabu (20/11).
Putri presiden ke-2 ini turut menyinggung soal efisiensi anggaran perjalanan dinas (perdinas) kementerian dan lembaga minimal 50 persen agar tidak menganggu program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di sektor kelautan dan perikanan.
"Terlebih di penghujung 2024 Komisi IV DPR RI mendengar bahwa kementerian atau lembaga mengalami pemotongan anggaran perjalanan dinas minimal sebesar 50 persen, dari sisa pagu anggaran yang ada," kata Titiek dalam sambutannya.
Titiek juga meminta agar efektivitas pencapaian target sasaran program dan kegiatan di tahun 2025 harus tetap terjaga, mengingat kondisi ekonomi masyarakat di sektor Kelautan dan Perikanan masih mengalami kesusahan dan membutuhkan bantuan dari negara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar