terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Pemuda di Selakau Dikeroyok Belasan Orang, Polisi Tangkap 1 Pelaku - my blog
Nov 19th 2024, 13:16, by Dina Mariana, Hi Pontianak
Polisi mengamankan terduga pelaku dan sejumlah barang bukti. Foto: Dok. Satreskrim Polres Sambas
Hi!Pontianak - Polres Sambas mengamankan seorang terduga pelaku pengeroyokan terhadap pemuda di Dusun Polaria, Desa Sungai Rusa, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas. Terduga pelaku yang diamankan itu berinsial EW (19).
Kapolres Sambas, AKBP Sugiyatmo, melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono, mengatakan pada Sabtu, 16 November 2024, sekitar pukul 21.00 WIB, korban bersama 3 temannya sedang duduk di teras rumahnya. Namun, tiba-tiba belasan orang datang menggunakan sepeda motor sembari membawa senjata tajam dan batu.
"Mereka menyerang dan mengeroyok korban hingga korban mengalami luka r0bek di bagian wajah sebelah kanan akibat terkena senjata tajam milik pelaku," ujar Rahmad kepada wartawan, Selasa, 19 November 2024.
Tak hanya itu, para pelaku juga merusak 4 kaca jendela rumah korban. Setelah mengeroyok dan melukai korban, para pelaku langsung melarikan diri ke arah Singkawang.
Akibat peristiwa tersebut, korban diketahui berinisial K (18) itu kini dirawat di RS Vincentius Singkawang. Kepolisian pun berhasil menangkap salah satu pelaku yaitu EW di kontrakannya di Desa Pasiran Singkawang, pada Minggu 17 November 2024.
Kepolisian juga masih mendalami motif dari pengeroyokan tersebut. "1 pelaku telah diamankan bersama barang bukti untuk diproses lebih lanjut," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar