terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Foto: Pagi Berselimut Kabut Asap Beracun di New Delhi, India - my blog
Nov 18th 2024, 14:49, by Dicky Adam Sidiq, kumparanNEWS
Kabut asap beracun menyelimuti pagi di kota New Delhi, India, pada Senin (18/11). Foto: Money SHARMA / AFPSejumlah warga terlihat masih beraktivitas di luar ruangan meski kota tertutup kabut asap. Tampak ada juga warga yang berolahraga di taman. Foto: Money SHARMA / AFPKabut asap di New Delhi sebagian besar disebabkan oleh pembakaran jerami di daerah pedesaan sekitar, serta emisi dari pabrik dan kendaraan. Foto: Sajjad HUSSAIN / AFPSituasi makin diperburuk oleh suhu dingin dan angin lambat yang menjebak polutan di atmosfer. Foto: Money SHARMA / AFPFenomena ini rutin terjadi di New Delhi setiap musim dingin, dari Oktober hingga Januari. Foto: Money SHARMA / AFPOtoritas setempat bahkan terpaksa menutup sekolah dan mengalihkan kegiatan belajar ke kelas daring sampai pemberitahuan lebih lanjut. Foto: Money SHARMA / AFPPada Senin (18/11) pagi, tingkat polutan PM2.5, partikel berbahaya penyebab kanker tercatat masih berada di 39 kali ambang batas. Foto: Sajjad HUSSAIN / AFPPemerintah juga memberlakukan pembatasan tambahan seperti penghentian aktivitas konstruksi dan pembatasan operasional truk berbahan bakar diesel. Foto: Money SHARMA / AFPMasyarakat, khususnya anak-anak dan penderita masalah paru-paru atau jantung, diimbau untuk tetap berada di dalam ruangan sebanyak mungkin. Foto: Money SHARMA / AFP
Kabut asap beracun menyelimuti pagi di kota New Delhi, India, pada Senin (18/11).
Sejumlah warga terlihat masih beraktivitas di luar ruangan meski kota tertutup kabut asap. Tampak ada juga warga yang berolahraga di taman.
Kabut asap di New Delhi sebagian besar disebabkan oleh pembakaran jerami di daerah pedesaan sekitar, serta emisi dari pabrik dan kendaraan.
Situasi makin diperburuk oleh suhu dingin dan angin lambat yang menjebak polutan di atmosfer. Fenomena ini rutin terjadi di New Delhi setiap musim dingin, dari Oktober hingga Januari.
Otoritas setempat bahkan terpaksa menutup sekolah dan mengalihkan kegiatan belajar ke kelas daring sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Warga beraktivitas saat langit diselimuti kabut asap akibat polusi udara di New Delhi, India, Senin (18/11/2024). Foto: Sajjad HUSSAIN / AFP
Pada Senin (18/11) pagi, tingkat polutan PM2.5, partikel berbahaya penyebab kanker tercatat masih berada di 39 kali ambang batas.
Pemerintah juga memberlakukan pembatasan tambahan seperti penghentian aktivitas konstruksi dan pembatasan operasional truk berbahan bakar diesel.
Masyarakat, khususnya anak-anak dan penderita masalah paru-paru atau jantung, diimbau untuk tetap berada di dalam ruangan sebanyak mungkin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar