terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Putin di Victory Day: Rusia Tak Bisa Dihancurkan Nazi - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Putin di Victory Day: Rusia Tak Bisa Dihancurkan Nazi
May 9th 2025, 16:34 by kumparanNEWS

Suasana saat parade peringatan kemenangan Perang Dunia Kedua di Moskow, Rusia, Jumat (9/5/2025). Foto: Host agency RIA Novosti/Handout via REUTERS
Suasana saat parade peringatan kemenangan Perang Dunia Kedua di Moskow, Rusia, Jumat (9/5/2025). Foto: Host agency RIA Novosti/Handout via REUTERS

Hari ini, Rusia menggelar parade Victory Day untuk merayakan 80 tahun sejak berakhirnya Perang Dunia II. Tamu undangan hadir dalam parade Victory Day ini, salah satunya Presiden China Xi Jinping.

"Seluruh bangsa, masyarakat, dan rakyat mendukung partisipasi operasi militer spesial," kata Putin terkait serangan ke Ukraina, dikutip dari AFP, Jumat (9/5).

"Kami bangga dengan keberanian dan tekad mereka, ketabahan yang selalu membawa kami kepada kemenangan," lanjutnya.

Sejak mengirim pasukan ke Ukraina, Putin sering menyamakan tentara modern Rusia dengan tentara Uni Soviet yang pada masa Perang Dunia II berperang melawan Nazi Jerman.

Presiden Rusia Vladimir Putin berjalan bersama Presiden China Xi Jinping saat ingin menyaksikan parade peringatan kemenangan Perang Dunia Kedua di Moskow, Rusia, Jumat (9/5/2025). Foto: Host agency RIA Novosti/Handout via REUTERS
Presiden Rusia Vladimir Putin berjalan bersama Presiden China Xi Jinping saat ingin menyaksikan parade peringatan kemenangan Perang Dunia Kedua di Moskow, Rusia, Jumat (9/5/2025). Foto: Host agency RIA Novosti/Handout via REUTERS

"Rusia telah dan akan tetap menjadi penghalang yang tidak dapat dihancurkan terhadap Nazisme, Russophobia, dan anti-semitisme," kata Putin lagi.

Ada sekitar 1.500 tentara yang bertempur di Ukraina berada di antara 11 ribu tentara yang berbaris di Lapangan Merah.

Rusia mengenang Perang Dunia II sebagai 'Perang Patriotik Hebat'. Selama berkuasa sebagai pemimpin Rusia, Putin memanfaatkan trauma nasional ini dengan menjadikannya sebagai hari libur nasional paling penting sekaligus ajang untuk mendukung tentaranya melawan fasisme.

Selain Xi Jinping, pejabat yang hadir di antaranya Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, Perdana Menteri Slovakia Robert Fico, dan Presiden Serbia Aleksandar Vucic.

Ukraina Kritik Parade Victory Day Rusia

Ukraina mengkritik parade Victory Day yang digelar di Lapangan Merah. Menurut Ukraina, parade ini tidak ada hubungannya dengan kemenangan melawan Nazi.

Ukraina bahkan mengatakan tentara yang berbaris di Lapangan Merah sangat mungkin terlibat dalam kejahatan terhadap warga Ukraina.

Ukraina juga menyebut parade Victory Day sebagai parade sinisme.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: