terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
SBY Kenang Dirikan Demokrat usai Dicopot Gus Dur dari Posisi Menko di Kabinet - my blog
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima silaturahmi 38 ketua DPD Partai Demokrat di rumahnya, di Cikeas, Bogor, Minggu (23/2/2025). Foto: Youtube/Partai Demokrat
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menceritakan kisahnya dicopot dari kabinet oleh Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Saat itu, SBY dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Sosial, dan Keamanan (Menkopolsoskam).
Cerita itu disampaikan oleh SBY di hadapan 38 Ketua DPD Partai Demokrat saat berkumpul di kediamannya di Cikeas, Bogor.
"Pertengahan tahun 2001 saya dibebaskan dari posisi saya sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Sosial, dan Keamanan. Pembebasan itu saya terima dengan ikhlas. Pasti presiden Gus Dur memiliki pertimbangan tertentu yang baik untuk membebaskan saya dari posisi saya sebagai Menkopolsoskam atau kemudian menjadi Menkopolkam," ujarnya di rumahnya, di Cikeas, Bogor pada Minggu (23/2).
Usai tak lagi menjabat di pemerintahan dan kalah di pemilihan wakil presiden tahun 2001, SBY diajak almarhum Ventje Rumangkang untuk mendirikan Partai Demokrat.
"Ketika saya tidak berada di pemerintahan, ada gagasan untuk mendirikan partai, mendirikan Partai Demokrat, partai yang kita cintai, adalah pertemuan sayang dengan almarhum Ventje Rumangkang," ceritanya.
"Yang intinya (Ventje berkata) 'Bapak, mengapa kita tidak mendirikan partai politik, karena kemarin Pak SBY kalah dalam pemilihan wakil presiden yang dipilih oleh MPR RI, saya kalah, saya pernah kalah dan kalah itu indah," tuturnya.
"Saya masih belum tergerak, tetapi Ventje Rumangkang (berkata) 'tolong Bapak pertimbangkan Pak, ini kan sarana perjuangan dalam demokrasi kan mesti ada partai politik," lanjutnya.
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima silaturahmi 38 ketua DPD Partai Demokrat di rumahnya, di Cikeas, Bogor, Minggu (23/2/2025). Foto: Youtube/Partai Demokrat
Saat itu, SBY tidak langsung mengindahkan ajakan itu. Ia terlebih dahulu merenung dan berkonsultasi dengan istrinya, almarhumah Ani Yudhoyono.
"Ibu Ani juga orang yang berhati-hati, berpikir secara utuh sebelum menyampaikan pandangannya kepada saya. Ibu Ani kalau menyampaikan sesuatu, pasti sudah dipikirkan dalam-dalam, bukan asal-asalan," ujar SBY.
Menurut SBY, Ani hanya menyampaikan bahwa dirinya harus memikirkannya matang-matang. Apa pun keputusannya, Ani akan mendukung.
"Singkat kata, akhirnya bismillah saya setuju dan sejak saat itu, kami hanya bertiga, kadang-kadang berdua, saya dengan Ibu Ani, mulai memikirkan partai ini. Di meja sebelah, itu lah diskusi kami, setelah saya pertimbangkan, partai kita nanti akan kita namakan Partai Demokrat," tuturnya.
SBY bercerita bahwa seluruh desain konsep Partai Demokrat dicetuskan di dalam rumahnya di Cikeas ini. Tempat 38 Ketua DPD Demokrat hari ini berkumpul.
Tak perlu waktu lama, di tahun 2004, Demokrat berhasil memenangkan Pemilu dan SBY naik ke kursi presiden. Kemenangan berlanjut di tahun 2009, di mana lagi-lagi ia menjadi presiden.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar