terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Ramai #KaburAjaDulu, Ilmuwan Sastia: WNI di LN Bukan Berarti Tak Nasionalis - my blog
Feb 23rd 2025, 16:16, by Tiara Hasna R, kumparanNEWS
Dua pekan ke belakang ramai #KaburAjaDulu jadi perbincangan di media sosial. Gerakan ini mencerminkan kegelisahan sebagian anak muda yang memilih belajar atau berkarier di luar negeri.
Namun, bagi Sastia Prama Putri, Associate Professor di Universitas Osaka, nasionalisme tak selalu diukur dari tempat tinggal.
Meski telah menghabiskan dua dekade hidupnya di Jepang, ilmuwan berprestasi itu mengaku masih setia kepada Tanah Air.
"Tetap WNI lho, masih paspor hijau," tutur Sastia sambil tertawa, dalam diskusi eksklusif DipTalk bersama kumparan.
Sebenarnya banyak orang yang menyalahartikan nasionalis, ya. Kadang-kadang orang bilang kalau yang di luar negeri itu enggak nasionalis. Padahal, hampir dua per tiga dari paper saya itu dengan institusi Indonesia," jelasnya.
Peneliti jebolan ITB itu juga membuka kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi.
"Saat ini ada 10 mahasiswa Indonesia yang lagi S2 dan S3. Mereka rata-rata sudah punya posisi, baik di kampus maupun sebagai PNS. Mereka akan pulang ke Indonesia," tambahnya.
Tagar #KaburAjaDulu menjadi trending topic di X sebulanan ini karena kekhawatiran pada kondisi dalam negeri Indonesia. Foto: Tangkapan layar X
Terkait fenomena #KaburAjaDulu, Sastia mengingatkan agar keputusan meninggalkan Indonesia jangan sekadar dijadikan tren.
"Kalau mau kabur, harus tahu mau ke mana. Apakah ke tempat yang lebih baik? Apakah ada kesempatan? Dan yang paling penting, siapkah bersaing di level global?" katanya.
Menurutnya, kontribusi untuk Indonesia tak selalu berarti pulang.
"Bukan satu Sastia yang kembali, tapi 10, 20, bahkan 50 PhD di bidang teknologi yang akan pulang dan membangun negeri," pungkas Sastia.
Sastia Prama Putri (kanan), ilmuwan Indonesia dan non-Jepang pertama penerima Ando Momofuku Award berpose dengan Mantan Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi. Foto: ANTARA/HO-Sasti Prama.Putri
Sastia merupakan peneliti non-Jepang pertama yang menerima Ando Momofuku Award.
Ia menjadi salah satu dari sedikit ilmuwan perempuan yang mencapai posisi associate professor di Jepang.
Sebelum terjun ke dunia sains, ia sempat menjadi model di Indonesia.
Kini, ia berkarier di Universitas Osaka, kampus riset nomor satu di Jepang, dan terus berkontribusi dalam penelitian lintas negara, termasuk bersama ilmuwan Amerika Serikat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar