terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Demi Beli TikTok, Trump Bentuk Lembaga Pengelola Investasi AS - my blog
Feb 4th 2025, 13:37, by Muhammad Darisman, kumparanBISNIS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Jim Watson/AFP
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membentuk lembaga baru yang berkaitan dengan investasi negara tersebut. Tujuannya untuk memfasilitasi penjualan TikTok di AS, usai adanya pelarangan operasi aplikasi asal China itu di AS.
Dia menugaskan Menteri Keuangan Scott Bessent dan calon Menteri Perdagangan Howard Lutnick, untuk memimpin lembaga tersebut.
Trump menyebut upaya membuat lembaga ini merupakan tindak lanjut dari ide yang dilontarkannya selama kampanye kepresidenan. Dia juga telah menandatangani upaya ini.
"Kita punya potensi yang luar biasa," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval pada hari Senin (3/2), dikutip dari Reuters.
Bessent, yang bergabung dengan Trump di Ruang Oval mengatakan, lembaga ini akan beroperasi selama 12 bulan ke depan, dan menyebutnya sebagai isu yang sangat penting secara strategis.
Sementara Lutnick mengatakan, pemerintah AS dapat memanfaatkan ukuran dan skala bisnisnya dengan berbagai perusahaan, dan mencontohkan perusahaan farmasi.
"Jika kita akan membeli dua miliar vaksin Covid, mungkin kita harus memiliki beberapa waran dan sejumlah ekuitas di perusahaan-perusahaan ini," katanya.
Imbas upaya Trump ini, para pejabat diminta menyerahkan rencana kepada Trump dalam waktu 90 hari, termasuk rekomendasi pendanaan, strategi investasi, struktur dana dan tata kelola.
Selain itu, Trump juga meminta evaluasi atas pertimbangan hukum untuk mendirikan dan menjalankan lembaga ini, termasuk apakah undang-undang diperlukan.
Penasihat Trump sebelumnya telah membahas rencana untuk menggunakan US International Development Finance Corp untuk bermitra dengan pemain institusional utama guna memanfaatkan kekuatan ekonomi AS.
Dalam pembahasan tersebut, ada perbincangan tentang penggunaan DFC, baik sebagai dana kedaulatan maupun sebagai alat untuk mengubah secara radikal mengenai pendekatan Amerika terhadap bantuan asing. Bantuan itu meliputi bantuan dari Elon Musk dan miliarder pendiri Cerberus Capital Management Stephen Feinberg, yang juga dinominasikan Trump sebagai wakil Menteri Pertahanan.
Sementara untuk memimpin DFC, Trump mengatakan dia mencalonkan Ben Black yang merupakan putra salah satu pendiri Apollo Global Management, Leon Black.
TikTok kembali online di AS setelah Presiden terpilih, Donald Trump, menunda pelarangan aplikasi tersebut. Foto: Dado Ruvic/REUTERS
Gagasan pembentukkan lembaga dana kekayaan negara tersebut sebelumnya diutarakan Trump dalam pidatonya di Economic Club of New York selama kampanye pada September 2024. Saat itu dia mengusulkan penyaluran uang dari tarif ke dalam lembaga dana kekayaan yang dapat diinvestasikan di pusat manufaktur, pertahanan, dan penelitian medis.
"Kami akan membuat dana kekayaan negara Amerika sendiri untuk berinvestasi dalam usaha-usaha nasional yang besar demi kepentingan seluruh rakyat Amerika," kata Trump.
Hal ini diutarakan saat Trump menyarankan agar para pemimpin Wall Street dan perusahaan di acara tersebut dapat berperan, membantu memberikan saran dan rekomendasi investasi.
Lembaga dana kekayaan negara umumnya ada di negara-negara yang memiliki cadangan devisa yang besar, seperti Tiongkok, atau pendapatan dari penjualan minyak atau komoditas lainnya, seperti Norwegia dan Arab Saudi.
Uang tersebut kemudian diinvestasikan dalam berbagai hal, mulai dari saham dan obligasi hingga infrastruktur dan teknologi. Di antara yang terbesar adalah Norges Bank Investment Management di Norwegia yang bernilai USD 1,8 triliun , China Investment Corp. yang bernilai USD 1,3 triliun , dan Abu Dhabi Investment Authority yang bernilai USD 1,1 triliun.
"Kami akan memonetisasi sisi aset neraca AS untuk rakyat Amerika," kata Bessent. "Ini akan menjadi kombinasi aset likuid, aset yang kami miliki di negara ini saat kami berupaya untuk menyediakannya bagi rakyat Amerika."
Sebelumnya, mantan Presiden Joe Biden juga telah menyusun proposal untuk membuat lembaga dana ini yang akan diinvestasikan dalam kepentingan keamanan nasional, termasuk teknologi, energi, dan hubungan penting dalam rantai pasokan.
Ada 20 negara bagian yang memiliki lembaga dana kekayaan negara, yang umumnya didanai oleh komoditas atau tanah, yang dapat dijadikan model. Terbesar ada di Alaska, yaitu Alaska Permanent Fund, didirikan 1976, yang saat ini mengelola sekitar USD 82 miliar.
Lembaga dana kekayaan negara terbaru ada di North Dakota, yaitu Legacy Fund di North Dakota yang sebesar USD 11,5 miliar, yang dibuat pada tahun 2010. North Dakota menyetorkan 30 persen dari pendapatan pajak minyak dan gasnya ke dalam dana tersebut setiap bulan.
Selama siklus anggaran dua tahun, negara bagian dapat mengakses 5 persen dari uang tersebut untuk membantu membiayai proyek dan memberikan keringanan pajak. Lembaga tersebut membantu Dakota Utara mengumumkan rencana akhir bulan lalu untuk menghapus pajak properti bagi pemilik rumah selama dekade berikutnya.
Pada Senin pekan ini, Trump menunda rencana untuk mengenakan tarif pada Meksiko dan Kanada, dengan alasan tindakan yang diambil kedua negara untuk menindak aliran fentanil dan migrasi ilegal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar