terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

ESDM Buka Suara soal Kebijakan Penjualan LPG 3 Kg Disebut Kurang Sosialisasi - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
ESDM Buka Suara soal Kebijakan Penjualan LPG 3 Kg Disebut Kurang Sosialisasi
Feb 7th 2025, 17:16, by Angga Sukmawijaya, kumparanBISNIS

Sejumlah warga antre membeli gas elpiji 3 kilogram di Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Rabu (5/2/2025). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO
Sejumlah warga antre membeli gas elpiji 3 kilogram di Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Rabu (5/2/2025). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung membantah kebijakan terbaru soal penjualan gas LPG 3 kg kurang sosialisasi. Meskipun dia mengakui sosialisasi ini tidak dilakukan ke seluruh elemen masyarakat.

Dia menjelaskan, setelah kebijakan penjualan gas LPG 3 kg ini diterapkan pada 1 Februari 2025, pangkalan kemudian lebih mengutamakan penjualan pada masyarakat. Sehingga warung-warung sebagai sub-pangkalan tidak mendapat kuota.

"Enggak, ini sosialisasi. Ini kan sudah dilakukan, tapi mungkin itu belum menyentuh secara keseluruhan. Tapi ke pangkalan itu sudah diinformasikan," kata Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (7/2).

Dia menuturkan kebijakan ini telah digodok dan melalui pembahasan dari Maret 2024 lalu. Pembahasannya meliputi ketersediaan, suplai hingga batasan subsidi.

"Jadi saya kan juga turun ke lapangan. Bagaimana pangkalan, bagaimana pengecer. Jadi pada saat mau distribusi, mereka juga tidak berani. Kira-kira seperti itu," terangnya.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung di kantornya, Jumat (31/1/2025). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung di kantornya, Jumat (31/1/2025). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan

Dia melihat juga pada akhir tahun lalu terjadi over kuota. Hal ini yang menjadi dasar evaluasi yang dilakukan di awal tahun. Evaluasi tersebut dilakukan agar pada tahun sebelumnya pemerintah tidak perlu menambah kuota tambahan sehingga menjadi over kuota.

"Jadi dari sisi akhir tahun kemarin, itu justru terjadi juga over kuota. Jadi untuk tidak terjadi lagi over kuota seperti tahun lalu, ya kita melakukan evaluasi dari awal tahun," jelasnya.

Selain itu, Yuliot juga menanggapi isu adanya penimbunan gas LPG 3 kg. Dia menyebut Kementerian ESDM dalam hal ini bekerja sama dengan Kepolisian dan menemukan ada indikasi penimbunan di beberapa titik.

Selain dengan Kepolisian, akan melakukan evaluasi bersama dengan kementerian dan lembaga lain untuk memberantas praktik penimbunan gas lpg 3 kg.

"Jadi kita menghendaki itu jangan terjadi penimbunan. Itu justru kebutuhan masyarakat. Itu jangan ada yang spekulasi. Itu justru jangan ada yang mengambil kesempatan juga di situ," ujarnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: